Kajian transformasi sosial dalam metodologi penelitian memang tidak ditemukan tetapi transformasi sosial memayungi setiap penelitian (umbrella-nya riset), karena akhir dari suatu penelitan adalah perubahan sosial (social change). Dengan adanya basis penelitian maka perubahan sosial akan terwujud dengan jelas karena sudah mengetahui realitas sosial yang ada dengan proses turun langsung ke lapangan, semakin tinggi âjam terbangâ turung ke lapangan melihat langsung, merasakan langsung dan melakukan langsung dengan subjek penelitian sebagai âhistorical eksperienceâ maka akan semakin mendalam peneliti mengetahui realita kehidupan yang terjadi bukan hanya masa kini tetapi penyebab sejarah di masa lampau sehingga terjadi permasalahan sosial saat kini.Penelitian Transformasional perlu kesungguhan, kejujuran dan kesadaran untuk menghadirkan narasi kehidupan yang bisa menggerakan hati dan pikiran civitas akademika dan masyarakat umum karena narasi kehidupan lahir dari realitas sosial yang mengalami perubahan. Karena beberapa dari hasil penelitian yang diproduksi banyak terjadi manipulasi sosial dan ini sangat bahaya karena setiap hasil penelitian akan dipublikasikan baik dalam Jurnal, Buku, Artikel atau bentuk publikasi yang lain, apabila sudah dikonsumsi dengan banyak oleh civitas akademika dan menjadi bahan-bahan perkulihan dan menjadi modal bahkan dasar untuk pengabdian masyarakat sebagain untuk kajian terdahulu dan kerangka teori yang dilanjutkan tanpa ada verifikasi teori dam hasil riset karena sudah menjadi âaliran air yang deras yang susah dibendung lagi arusnyaâ bisa bahaya menjadi manipulasi sosial berbungkus riset, manjadi jajanan akademisi dan masyarakat sebagai penikmat.Kata Kunci: Transformasi Sosial, Penelitian Kolaboratif, SCCO, Bromo