This Author published in this journals
All Journal Aktualita
NUER SECHA M. ARDIANSYAH H. AHMAD LUTHFI
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RANCANG BANGUN APLIKASI READY-G SEBAGAI PARADIGMA SOSIAL BERBASIS DIGITAL DALAM MEMBANGUN GENERASI EMAS BEBAS CYBERBULLYING NUER SECHA M. ARDIANSYAH H. AHMAD LUTHFI
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 9 No 1 (2019): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cyberbullying merupakan ancaman ditengah kemajuan teknologi pemicu depresi hingga keinginan menyakiti diri sendiri. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat cyberbullying pada tahun 2018 meningkat signifikan dan sebanyak 41% remaja Indonesia pernah mengalami cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk membangun generasi emas bebas cyberbullying melalui aplikasi berbasis digital yang dapat diakses dengan mudah. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan survei responden usia 13-40 tahun yang merupakan pengguna media sosial untuk memperoleh data, studi pustaka, serta dokumentasi berupa foto dan video kegiatan penelitian. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh rancang bangun aplikasi READY-G (Responsibility, Empathy, Attractive, Daring, Youth Generation) dengan konsep help and support community. Aplikasi READY-G dilengkapi dengan 5 (lima) fitur utama, yaitu mental health, am I being bullied, circle time, key principles, dan advice for parents, school and teachers yang dirancang dengan menarik dan melindungi informasi pribadi setiap penggunanya. Aplikasi ini mendapat respon positif dan responden berharap agar dapat segera diimplementasikan. Berdasarkan hal ini, dapat disimpulkan bahwa rancang bangun aplikasi READY-G dapat menjadi salah satu paradigma sosial berbasis digital dalam membangun generasi emas bebas cyberbullying.