Ahmad Nakhomi
SMK Negeri 9 Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TANTANGAN PEMBELAJARAN SKETSA LATAR PADA SISWA INKLUSI KELAS ANIMASI SMK NEGERI 9 SURAKARTA MELALUI PROJECT-BASED LEARNING Ahmad Nakhomi
SENDIKRAF Jurnal Pendidikan Seni dan Industri Kreatif Vol. 3 No. 2 (2022): SENDIKRAF Jurnal Pendidikan Seni dan Industri Kreatif
Publisher : BBPPMPV Seni dan Budaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70571/psik.v3i2.61

Abstract

The current research aims at describing challenge of the learning process of makingbackground sketching for inclusion students through project-based learning (PjBL).Learning activities of making background sketching involve eleventh graders of animationclass in SMK Negeri 9 Surakarta consisting of 34 (thirty-four) general students and 2 (two)inclusion students. Focus of the qualitative research of PjBL implementation is to answerthree research questions, namely (1) How are the characteristics of inclusion studentsdescribed when being involved in the learning process of making background sketching? (2)In the learning process of making background sketching, how are the interaction betweenteacher and inclusion students portrayed? and (3) How are the activities of inclusionstudents described when being involved in the learning process of making backgroundsketching? Research results demonstrate that (1) deaf and mute disabled students undergocommunication barriers in which they tend to be silent when the learning process is goingon; teachers need to repeat the explanation with special approach dan assistance in relationto communication practice; meanwhile, slow learners need teacher to repeat over and overagain in order to understand the learning materials and to do the assignments; (2) teachersprovide additional service for inclusive students, and (3) due to their condition, inclusivestudents tend to be passive in the learning activities Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan pembelajaran materi membuatsketsa latar pada siswa inklusi melalui pengembangan pembelajaran berbasis project-basedlearning (PjBL). Aktivitas pembelajaran merupakan implementasi kegiatan pembelajaranberbasis projek membuat gambar sketsa latar yang dilakukan oleh siswa kelas XII Animasidi SMK Negeri 9 Surakarta, yang terdiri dari 34 (tiga puluh empat) siswa biasa dan 2 (dua)siswa inklusi. Fokus dari penelitian kualitatif pada penerapan PjBL ini adalah untukmenjawab tiga pertanyaan penelitian, yaitu (1) Bagaimana mendeskripsikan karakteristiksiswa inklusi dalam mengikuti pembelajaran membuat sketsa latar? (2) Bagaimanamendeskripsikan interaksi antara guru dan siswa inklusi dalam pelajaran membuat sketsalatar? dan (3) Bagaimana mendeskripsikan aktivitas siswa inklusi dalam mengikutipembelajaran membuat sketsa latar? Metode yang digunakan adalah metode penelitiankualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa bisu tuli mengalami kendalakomunikasi, saat pelajaran berlangsung siswa ini cenderung diam, dan mereka perlumendapatkan penjelasan ulang oleh gurunya dengan pendekatan serta pelayanan khususterkait cara berkomunikasi, sedangkan siswa slow learner memerlukan penjelasan berulang-ulang, agar materi bisa dipahami dan tugas bisa dikerjakan; 2) saat interaksi antara guru dansiswa inklusi dalam pelajaran membuat sketsa latar dilakukan, guru memberikan pelayananekstra kepada siswa inklusi; dan (3) aktivitas siswa inklusi dalam mengikuti pembelajaranmembuat sketsa latar terlihat cenderung pasif yang disebabkan oleh keterbatasan kondisimereka