Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Commerce to Culture: Understanding Islamic Values in Surakarta’s Traditional Markets and Tourism Istijabatul Aliyah; Rara Sugiarti; Lintang Suminar; Eko Nursanty; Ratri Septina Saraswati
Journal of Islamic Architecture Vol 9, No 1 (2026): Journal of Islamic Architecture (Issue in Progress)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, UIN Maliki Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jia.v9i1.28256

Abstract

Traditional markets are not only centers of commerce but also vital repositories of cultural heritage, playing a significant role in branding cities as unique heritage tourism destinations. This study explores the integration of Islamic values within traditional markets in Surakarta City and their impact on cultural tourism. Using a qualitative case study approach, the research examines how Islamic principles such as honesty, trustworthiness, and community support shape market practices and enhance tourists' cultural experiences. Focusing on key markets like Pasar Gedhe Harjonagoro, the findings reveal that these values not only influence vendor behavior but also contribute to the markets' appeal as cultural heritage sites. This study highlights the potential for traditional markets to serve as platforms for cultural exchange and sustainable tourism, emphasizing the importance of preserving local identity in a globalized world. The insights offered provide valuable guidance for stakeholders in tourism and cultural heritage preservation, demonstrating how Islamic values can be leveraged to promote sustainable tourism development.
Penilaian kualitas dengan walkability index pada jalur pejalan kaki (studi kasus: koridor komersial Jalan Yos Sudarso, Kota Surakarta) Muhammad Faishal Hafizh; Galing Yudana; Lintang Suminar
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v19i1.66405

Abstract

Jalur pejalan kaki yang memberikan rasa kenyamanan dan keamanan bagi para pejalan kaki di perkotaan menjadi suatu hal penting yang harus disediakan untuk meningkatkan efektifitas pergerakan masyarakat perkotaan, khususnya pada kawasan komersial. Di sepanjang Jalan Yos Sudarso di Kota Surakarta, penggunaan lahan mayoritas merupakan perdagangan dan jasa berpola linear mengikuti jalan menjadikan terbentuknya koridor komersial. Adanya jalur pejalan kaki seharusnya dapat mengoptimalkan mobilitas para pengunjung yang berkegiatan di koridor tersebut. Namun, dengan beragam permasalahan pada jalur pejalan kaki, kenyamanan dan keamanan para pejalan kaki dapat berkurang. Penelitian ini mengukur kualitas jalur pejalan kaki dengan sembilan variabel yang dimodifikasi dari Global Walkability Index oleh Walkability Survey in Asian Cities. Variabel tersebut adalah (1) konflik jalur pejalan kaki dengan moda transportasi lain, (2) ketersediaan jalur pejalan kaki, (3) ketersediaan penyeberangan, (4) keamanan penyeberangan, (5) perilaku pengendara, (6) amenitas, (7) infrastruktur ramah disabilitas, (8) hambatan, dan (9) keamanan terhadap kejahatan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan secara langsung. Analisis dilakukan dalam tiga segmen berdasarkan karakteristik masing-masing. Temuan walkability index sebesar 30,5 masuk dalam kategori not walkable. Hal tersebut menggambarkan bahwa jalur pejalan kaki di koridor komersial Jalan Yos Sudarso di Kota Surakarta belum sesuai dengan perwujudan konsep urban walkability.