Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran guru dalam membangun pola pikir kritis anak melalui pendekatan scientific bermetode group investigation di SDN 02 Manisrejo Kota Madiun Galih Kurnia Pratama
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 2 (2020): Merdeka Belajar di Era New Normal
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode group investigation yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pada penulisan skripsi ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif kualitatif, penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat post positivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Penelitian ini mengambil data dari peran guru dalam membangun pola pikir kritis anak melalui pendekatan scientific bermetode group investigation di sekolah dasar. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil analisa data yang telah dilakukan, dapat diperoleh kesimpulan terdapat peran guru kelas dalam membangun pola pikir kritis anak melalui pendekatan scientific bermetode group investigation, hal ini dapat diketahui dari peran guru ketika berada dalam proses pembelajaran, guru menciptakan suasana pembelajaran yang efektif dan menyenangkandengan menggunakan; metode-metode pembelajaran meliputi metode ceramah; card sort; reading guide, setting kelas untuk mengatur proses belajar meliputi kelas tradisional; berbentuk lingkaran; berbentuk regu, berbentuk huruf U. Selain itumemberi reward berupa pujian; memberikan nilai kepada peserta didik yang aktif dalam pembelajaran, memberi punishment berupa memindahkan posisi duduk; berdiri di depan kelas kepada siswa yang tidak tertib ketika proses pembelajaran berlangsung.