Redesain identitas visual merupakan salah satu media perancangan ulang yang digunakan bertujuan untuk meningkatkan brand image atau pemasaran produk. Somano adalah salah satu UMKM yang di didirikan pada tahun 2016, dari Surabaya Jawa Timur yang bergerak di bidang kuliner dan memiliki potensi bisnis besar tetapi belum mengoptimalkan identitas visual sebagai media pemasarannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang Redesain ulang identitas visual menggunakan metode Design Thinking. Dalam perancangan ini menggunakan metode design thinking yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif yang menghasilkan suatu konsep desain dengan kata kunci “Sirup Khas dengan Kesegaran Alami” sebagai acuan perancangan identitas visual. Perancangan ini menghasilkan logo yang cocok untuk brand Somano dan diimplementasikan pada berbagai media branding yang dibutuhkan seperti media promosi, stasionary, dan merchandise. Hasil visual branding secara keseluruhan menunjukkan khas oleh-oleh wisata mangrove dan Somano diharapkan lebih mudah dikenal oleh masyarakat Surabaya secara luas. Visual identity redesign is one of the redesign media used to improve brand image or product marketing. Somano is one of the MSMEs established in 2016, from Surabaya, East Java, which is engaged in the culinary field and has great business potential but has not optimized its visual identity as a marketing medium. The purpose of this research is to design a visual identity redesign using the Design Thinking method. In this design using design thinking methods obtained through interviews, observations, and questionnaires. The analysis technique used is a descriptive analysis technique that produces a design concept with the keyword "Typical Syrup with Natural Freshness" as a reference for designing visual identity. This design produces a logo that is suitable for the Somano brand and is implemented on various branding media needed such as promotional media, stationary, and merchandise. The overall visual branding results show the typical mangrove tourism souvenirs and Somano is expected to be more easily recognized by the Surabaya community at large.