Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of predictive maintenance in various Industry: A Review Tito Lukito; Rosi Herlianti; Malinda Mayanti; Lien Herliani Kusumah
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 12 No 1 (2025): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika (On Progress)
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v12i1.1338

Abstract

Predictive maintenance has become a crucial approach in the manufacturing industry, offering solutions to minimize downtime, optimize maintenance costs, and enhance operational efficiency. This paper reviews the definition, objectives, benefits, and implementation of predictive maintenance in the manufacturing sector. By leveraging advanced technologies such as the Internet of Things (IoT), machine learning, big data analytics, and cloud computing, predictive maintenance enables real-time monitoring of equipment conditions and failure prediction before they occur. The objectives are to reduce operational costs, increase equipment reliability, and optimize production performance. The benefits include reduced frequency and duration of downtime, lower repair costs, extended equipment lifespan, and improved workplace safety. Case studies discussed show that companies adopting this technology experience increased production efficiency and reduced maintenance costs. The conclusion of this paper suggests that companies invest in technology and infrastructure, develop employee skills, integrate systems, collaborate with technology providers, and conduct continuous monitoring and evaluation. With these steps, companies can more effectively implement predictive maintenance and achieve competitive advantages in an increasingly dynamic market
Perancangan Meja Kerja Ergonomis Dengan Metode Antropometri pada Proses Inspection Checking Output Green Tire di Perusahaan X Bagus Wahyu Nur Pratama; Rosi Herlianti; Zulfa Fitri Ikatrinasari
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 2 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.23.2.84759

Abstract

Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang banyak mengelola barang mentah menjadi bahan jadi yang memiliki beberapa bagian yang terlibat disetiap lini produksi. Posisi kerja dan tata cara melakukan pekerjaan tidak dibuat dengan baik, faktor penyebab ini menjadi permasalahan yang dapat menyebabkan bahaya dalam bekerja pada operator hingga menyebabkan kelelahan bekerja. Penelitian ini bertujuan membuat suatu perancangan meja kerja yang ergonomis dengan metode antropometri pada proses inspection checking output green tire di perusahaan x agar pekerja terhindar dari resiko cedera yang berdasarkan keluhan dari para pekerja dengan menyesuaikan ketinggian rata-rata pekerja dan memiliki pengatur agar dapat disesuaikan. Hasil dari penelitian ini memiliki perhitungan skor RULA untuk analisis resiko dari proses atau cara kerja yang mendapatkan nilai skor 7 atau perlu adanya analisa dan implemetasi perubahan serta perhitungan antropometri dari beberapa responden pekerja pada bagian tersebut dengan kriteria laki-laki dewasa dan mendapatkan pengukuran data pada tubuh responden yang mana untuk merancang meja kerja ini menggunakan data persentil 5, persentil 50 dan persentil 95. Ketinggian meja kerja yang dibuat yaitu 95 cm dan dapat di adjust dari paling rendah 86 cm hingga paling tinggi 104 cm. Ketinggian tersebut sudah masuk skala berdasarkan hasil perhitungan secara ergonomi antropometri. Serta, dapat mengurangi skor RULA menjadi 2.