Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), DANA ALOKASI UMUM (DAU), DANA ALOKASI KHUSUS (DAK), DAN DANA BAGI HASIL (DBH) TERHADAP BELANJA MODAL PADA PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERIODE 2017-2020 Abellisa Aulia Devi; Achmad Tjahjono
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrabi.v3i3.778

Abstract

This study aims to prove: (1) The effect of Regional Original Income on Capital Expenditure in the Special Region of Yogyakarta Province. (2) The effect of the General Allocation Fund on Capital Expenditure in the Special Region of Yogyakarta Province. (3) The influence of the Special Allocation Fund on Capital Expenditure in the Province of the Special Region of Yogyakarta. (4) The Effect of Revenue Sharing Funds on Capital Expenditures in the Province of the Special Region of Yogyakarta. (5) The effect of Regional Original Revenue, General Allocation Fund, Special Allocation Fund and Revenue Sharing Fund together on Capital Expenditure in the Special Region of Yogyakarta Province. Methods of data collection using documentation techniques. The object of this research is the Financial Statements of the Special Region of Yogyakarta in 2017- 2020. The analytical methods used are: Classical assumption test, multiple linear analysis, hypothesis testing, coefficient of determination test. The results of the study show that: (1) Regional Original Income has a significant effect on Capital Expenditures. (2) General Allocation Fund has no significant effect on Capital Expenditure. (3) The Special Allocation Fund has a significant effect on Capital Expenditures. (4) Profit Sharing Funds have no significant effect on Capital Expenditures. (5) Regional Original Revenue, General Allocation Fund, Special Allocation Fund and Revenue Sharing Fund together have a significant effect on Capital Expenditure.
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, UKURAN PERUSAHAAN DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR): Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2017-2020 Heri Susanto; Achmad Tjahjono
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrabi.v3i4.862

Abstract

Pengungkapan CSR merupakan sebuah gagasan yang menjadikan perusahaan tidak lagi dihadapkan pada tanggung jawab yang berpijak pada single bottom line. Kesadaran atas pentingnya pengungkapan CSR dilandasi pemikiran bahwa perusahaan tidak hanya mempunyai kewajiban ekonomi dan legal kepada pemegang saham, tapi juga kewajiban terhadap pihak- pihak lain yang berkepentingan. Perlunya pengungkapan CSR diperlukan dalam keberlangsungan hidup perusahaan agar mendapat pengakuan dari masyarakat terhadap aktivitas operasional suatu perusahaan, dengan demikian perusahaan akan dinilai memiliki kepedulian terhadap kualitas hidup masyarakat dan lingkungan sekitar. Untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan dan GCG terhadap pengungkapan CSR. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2020. Berdasarkan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 10 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan ialah regresi berganda. Profitabilitas berpengaruh positif siginifikan terhadap pengungkapan CSR; Likuiditas berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap, Ukuran perusahaan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap pengungkapan CSR; GCG berpengaruh positif siginifikan terhadap pengungkapan CSR; Profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan dan GCG pada perusahaan farmasi tahun 2017–2020 secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan CSR.