Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Unsur Serium (Ce) pada Aktivitas Katalis Perengkah Berbasis Zeolit Dr. Oberlin Sidjabat
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 41 No. 2 (2007): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengingat sifat minyak bumi semakin berat maka perlu suatu proses dengan menggunakan katalis untuk mengkonversi fraksi berat minyak bumi menjadi bahan bakar minyak. Salah satu proses katalitik yang digunakan adalah perengkahan katalitik (catalytic cracking) dengan menggunakan katalis berbasis alumina-silika serta zeolit. Namun katalis tersebut masihmemerlukan pengembangan mengingat aktivitas katalis sangat rendah dan juga unjukkerjanya perlu ditingkatkan karena pengaruh terbentuknya karbon yang menutupi permukaan katalis. Dalam penelitian ini, unsur serium (Ce) ditambahkan pada katalis berbasis zeolit untuk mengetahui pengaruhnya terhadap aktivitas perengkahan dengan umpan gas oil. Katalis yangdipreparasi dalam penelitian ini dilakukan dengan metode impregnasi. Katalis dikarakterisasi untuk melihat sifat tesktur dan luas permukaan dan juga sifat keasamannya. Di samping itu uji aktivitas dilakukan dengan menggunakan umpan gas oil pada beberapa suhu reaksi (450, 480, dan 510oC). Penambahan unsur serium menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap luas permukaan, dan menunjukkan perubahan terhadap derajat keasamannya. Sedangkan uji aktivitas yang dilakukan pada suhu 450, 480, dan 510oC, menunjukkan bahwa dengan penambahan unsur serium dapat meningkatkan aktivitas katalis.
Pengaruh Unsur Lanthanum (La) pada Katalis Fe-Zeolit dalam Pengolahan Limbah Cair yang Mengandung Fenol Dr. Oberlin Sidjabat
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 41 No. 3 (2007): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan pertumbuhan proses industri, seperti industri migas, selain menghasilkan produk utama yang bermanfaat bagi masyarakat juga menghasilkan produk samping seperti limbah cair yang mengandung fenol. Limbah yang mengandung fenol sangat banyak dihasilkan pada industri migas sebagai limbah yang sangat berbahaya. Senyawa fenol bersifatkarsinogenik atau toksis yang dapat merusak kesehatan meskipun dalam konsentrasi rendah. Untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan maka limbah tersebut harus diolah terlebih dahulu, sebelum dibuang ke lingkungan, sampai memenuhi persyaratan baku mutu yang diperbolehkan. Salah satu cara mereduksi limbah yang mengandung fenol adalah dengan mendegradasi fenoldengan bahan oksidator dan bantuan katalis. Percobaan degradasi senyawa fenol dilakukan dengan menggunakan proses katalitik yaitu dengan menggunakan katalis berbasis zeolit dengan logam aktif besi (Fe) dan hidrogen peroksida (H2O2) sebagai bahan pengoksidasi. Katalis dipreparasi dengan metode impregnasi dan dikarakterisasi. Umpan yang digunakan mengandung fenol dengan konsentrasi 8 ppm. Pengaruhpenambahan unsur lanthanum (La) pada katalis tersebut juga diteliti dalam degradasi senyawa fenol menjadi karbon dioksida (CO2) dan air (H2O). Hasil percobaan menunjukkan bahwa aktivitas katalis dapat mengkonversi umpan yang hanya mengandung fenol rata-rata sampai 98%. Pengaruh penambahan unsur lanthanum (La)menunjukkan sedikit peningkatan konversi dibandingkan dengan katalis tanpa lanthanum. Sedangkan umpan yang mengandung campuran fenol dan hidrokarbon menunjukkan konversi lebih rendah dari pada umpan yang hanya mengandung fenol.