Yoga Irama
UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tuhan dan Hantu dalam Teologi Kejawen: Sebuah Interpretasi Atas Ajaran R.Ng.Ronggowarsito Wildan Taufiqur Rahman; Yoga Irama
Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam Vol. 31 No. 2 (2022): Pesantren, Moderasi Beragama dan Arus Globalisasi
Publisher : Prodi Studi Agama-agama Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/empirisma.v31i2.252

Abstract

Kejawen is often interpreted as harmful, deviant, and far from theological elements. This is inseparable from the mandate that kejawen is synonymous with magical, irrational, and magical things. It is as if there is a demarcation line that separates the two elements, assuming that kejawen is dry with spiritual and theological aspects. However, this research proves that kejawen theology is a theological view that is uniquely Javanese. From kejawen theology, a lot can be extracted about the manifestation of God and other dimensions, including the supernatural, namely ghosts. In addition, kejawen has also become the value of life in Javanese society, full of inner appreciation. And through the interpretation of R.Ng.Ronggowarsito's teachings are contained in the Wirid Hidayat Jati and Paramayoga Fibers; one can get an outline that kejawen is closely related to Islam.
Telaah Atas Formula Pengarusutamaan Moderasi Beragama Kementerian Agama Tahun 2019-2020 Yoga Irama; Mukhammad Zamzami
KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin Vol. 11 No. 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/kaca.v11i1.3244

Abstract

Artikel ini adalah respon kekhawatiran kepada masyarakat, di mana dewasa ini banyak bermunculan gerakan-gerakan radikal yang terus melakukan propaganda dan teror. Lazim diketahui bahwa kesalahan dalam pemahaman keagamaan akan berdampak pada sikap dan tindakan yang ekstrem. Jika hal itu dibiarkan, maka tentu akan bisa menyebabkan keretakan sosial nantinya. Fenomena tersebut menjadi suatu problematik yang layak dianalisis agar tidak menimbulkan kegaduhan antar umat beragama di Indonesia. Oleh sebab itu, fokus kajian pada penelitian ini adalah telaah tentang bagaimana upaya dan instrumen formula yang digunakan oleh Kementerian Agama dalam pengarusutamaan moderasi beragama di Indonesia. Penelitian ini menemukan bahwa formula moderasi beragama Kemenag adalah sebuah strategi yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI melalui beberapa lini, dalam upaya menguatkan pemahaman beragama yang moderat di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk, di antaranya penguatan moderasi beragama melalui program bimbingan pra-nikah kepada calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan. Kemudian penguatan moderasi beragama melalui pelatihan kaderisasi instruktur moderasi beragama bagi mubalig muda, mahasiswa, dosen, dan tokoh-tokoh agama lainnya.