Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kompres Jahe Hangat Dan Terapi Back Massage Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Rheumatoid Arhtritis Di Wilayah Kp. Batulayang Desa Bobojong Kec. Mande Kab. Cianjur Tahun 2022 Siti Sumiati; Nurul Ainul Shifa; Rindu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rheumatoid arthritis adalah penyakit inflamasi non-bakterial yang bersifat sistemik, progresif kronik yang mengenai sendi serta jaringan ikat sendi secara simetris, serta dapat menjalar keseluruhan pada bagian tubuh. Kompres hangat yaitu untuk meningkatkan sirkulasi, mengurangi rasa sakit, memberikan kenyamanan dan mengurangi spasme otot. Back Massage dapat memberikan perasaan rileks dan peningkatan aliran darah di daerah yang diusap memungkinkan masuknya aktivitas seluler, meningkatkan dan mengurangi rasa sakit, serta mempercepat proses penyembuhan. Tujuan: mengetahui pengaruh kompres jahe hangat terhadap penurunan intensitas nyeri rheumatoid arthritis, mengetahui pengaruh terapi back massage terhadap penurunan intensitas nyeri rheumatoid arthritis. Metode: jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain penelitian two quasi comparation pretest-posttest designt. Sampel pada penelitian ini adalah yang berusia 45-60 tahun yang berjumlah 20 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan februari 2023 di wilayah Kp. Batulayang Desa Bobojong Kec. Mande Kab. Cianjur. Hasil: uji wiloxcon rank test kompres jahe hangat didapatkan nilai p value (Asymp. Sig-tailed) sebesar 0,003 (> 0,05) dan back massage didapatkan nilai p value (Asymp. Sigtailed) sebesar 0,004 (> 0,05) yang berarti kompres jahe hangat dan back massage terdapat pengaruh yang signifikan. Saran: diharapkan untuk melakukan penyuluhan kepada responden tentang pengetahuan rheumatoid arthritis terhadap penurunan intensitas nyeri dengan menggunakan kompres jahe hangat dan terapi back massage.
Analisis Implementasi Manajemen Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Di Puskesmas Segiri Samarinda Fuad Syabani; Rindu; Harimat
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1395

Abstract

Puskesmas menghadapi beragam bahaya kerja sehingga manajemen risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diperlukan untuk melindungi tenaga kesehatan dan menjaga mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen risiko K3 di UPT Puskesmas Segiri Samarinda. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksploratif pada Januari-Maret 2026. Tujuh informan dipilih secara purposive, terdiri atas pimpinan, penanggung jawab K3, tenaga kesehatan, dan petugas pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis secara tematik dengan bantuan NVivo versi 15. Kredibilitas data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik serta member checking. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan, SOP, APD, pengelolaan limbah, dan sarana keselamatan dasar telah tersedia, namun identifikasi bahaya dan penilaian risiko belum terdokumentasi secara formal menggunakan HIRADC. Kepatuhan terhadap APD dan SOP belum konsisten, monitoring cenderung menguat menjelang akreditasi, pelaporan near miss belum melembaga, simulasi tanggap darurat belum rutin, serta pemeriksaan kesehatan berkala dan imunisasi tenaga kesehatan belum merata. Implementasi K3 masih dominan compliance-based dan bersifat reaktif. Penguatan HIRADC, audit internal, pelaporan insiden, kesiapsiagaan darurat, perlindungan tenaga kesehatan, dan budaya keselamatan diperlukan untuk mendorong transisi menuju risk-based management.