Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Revitalisasi Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Kinerja di Desa Tanjung Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep Ahmaniyah; Ratna Indriyani; Niken Wahyu Hidayati; Anisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas saronggi mempunyai sarana pendukung upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM), salah satu bentuk UKMB di puskesmas saronggi yaitu posyandu Balita, fungsi posyandu ini untuk memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu, bayi, dan balita. Tetapi pada kegiatan posyandu balita di puskesmas Saronggi pelaksanaannya belum optimal yaitu di meja 1-4, yang berakibat pada data yang kurang jelas dan informasi kurang tepat sasaran, metode pada pengabdian ini dimulai dari pretest, dilakukan pelatihan dan tahap akhir post tes serta roleplay sebagai indicator peniliaian. Pengetahuan kader mengalami peningkatan yaitu 89,55%
Determinasi Preeklamsi Pada Ibu Hamil: Riwayat Preeklamsi, Dan Asupan Nutrisi Di Puskesmas Pragaan Ahmaniyah; Khairun Nisa
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v4i2.2073

Abstract

Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan setelah usia gestasi ≥20 minggu yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas maternal–perinatal. Identifikasi determinan yang dapat dikenali sejak awal, seperti riwayat preeklamsia dan asupan nutrisi, penting untuk penguatan skrining risiko dan pencegahan di layanan antenatal. Tujuan penelitian menganalisis hubungan riwayat preeklamsia dan asupan nutrisi dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Puskesmas Pragaan. Penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional dilaksanakan di Puskesmas Pragaan pada Mei–Agustus 2025. Populasi 259 ibu hamil, dengan sampel 71 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil: Dari 71 responden, 46 (64,8%) memiliki riwayat preeklamsia dan 25 (35,2%) tidak memiliki riwayat. Asupan nutrisi responden terbanyak berada pada kategori baik 37 (52,1%), diikuti cukup 22 (31,0%), dan kurang 12 (16,9%). Kejadian preeklamsia pada kehamilan saat ini ditemukan pada 27 responden (38,02%), sedangkan 44 (61,98%) tidak preeklamsia. Terdapat hubungan bermakna antara riwayat preeklamsia dengan kejadian preeklamsia (p=0,002), di mana seluruh kasus preeklamsia (27; 100%) memiliki riwayat preeklamsia. Terdapat pula hubungan sangat bermakna antara asupan nutrisi dengan kejadian preeklamsia (p=0,000), dengan mayoritas kasus preeklamsia terjadi pada kategori asupan nutrisi kurang (21/27; 77,7%), sedangkan pada kelompok tidak preeklamsia mayoritas memiliki asupan cukup (27/44; 61,4%) atau baik (16/44; 36,3%). Riwayat preeklamsia dan asupan nutrisi berhubungan signifikan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Puskesmas Pragaan. Riwayat preeklamsia merupakan faktor risiko kuat, dan ketidakcukupan asupan nutrisi berasosiasi dengan peningkatan kejadian preeklamsia. Temuan ini mendukung perlunya skrining risiko sejak awal, pemantauan ANC yang lebih ketat pada ibu berisiko, serta penguatan intervensi dan edukasi gizi selama kehamilan