Sumartoyo, Sumartoyo
Peneliti Madya Bidang Geografi Terapan BAKOSURTANAL

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NERACA SUMBER DAYA LAHAN SPASIAL UNTUK MENGUKUR DINAMIKA POTENSI LAHAN PERTANIAN PANGAN DAERAH DI KABUPATEN BANGGAI DARAT Sumartoyo, Sumartoyo
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 10, No 2 (2008)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1490.468 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2008.10-2.329

Abstract

Perubahan lahan sangat berpengaruh pada keberlanjutan ketahanan pangan nasional. Penyusunan neraca sumber daya lahan spasial merupakan salah satu cara untuk mengetahui ketersediaan lahan pertanian baik nasional maupun daerah. Penerapan teknologi penginderaan jauh dan SIG digunakan untuk menyusun neraca sumber daya lahan spasial kabupaten Banggai Darat. Aktivitas analisis spasial yang dilakukan adalah overlay peta peta penggunaan lahan spasial, kawasan hutan, dan tata ruang wilayah. Penyusunan Neraca Sumber Daya Lahan Spasial dapat digunakan sebagai evaluasi dan monitoring kebijakan pembangunan. Kabupaten Banggai Darat terletak di provinsi Sulawesi Tengah memiliki luas 9.672,70 km2 dan potensi sumber daya lahan pertanian lahan basah seperti sawah irigasi teknis (14.158,93 ha), sawah irigasi sederhana (2.250,00 ha), dan sawah tadah hujan (2.023,00 ha). Potensi pertanian lahan kering seperti tegalan (7.110,00 ha), ladang (23.961,00 ha). Dalam kurun waktu 4 tahun, perubahan penggunaan lahan di Kab. Banggai Darat berpengaruh pada lahan pertanian basah. Berdasarkan neraca sumber daya lahan spasial tahun 2003 - 2007 diketahui bahwa terjadi pengurangan terhadap hutan (65.189), sawah irigasi teknis (1 .131 ,07 ha) , tegalan ( 1 .255 ha) , dan ladang (815 ha). Akivitas penduduk berorientasi pertanian non tanaman pangan dengan bertambahnya lahan kebun campuran 1.104,79 ha, perkebunan besar 10.428,79 ha. Hal ini menunjukkan bahwa lahan Kab. Banggai Darat cenderung menjadi bukan pertanian tanaman pangan.Kata Kunci : Neraca Sumber Daya Lahan Pertanian, Lahan Sawah ABSTRACTLand change problems are highly influent to the national food defense sustainability. Spatial land resource balance is one way to understand the agriculture land .availability both national and regional. Remote sensing and GIS technologies were used to compose the spatial land resource balance of Banggai Darat regency. Spatial analysis activities were included overlay of maps of land use spatial balance, forest status, and land use spatial plant are. By spatial land resource balance, evaluation and monitoring of regional development can be conducted continuously. Banggai Darat Regency located in the Central Sulawesi Province, has 9.672,7 km2a area and good agriculture land potentials such as technical irrigated rice fields (14.158,93 ha), irrigated rice fields (2.250 ha), unirrigated rice fields (2.023ha) and dry land cultivation ("teggalan" 7.110 ha and “lading" 23.961.ha). ln the last 4 years, land use change of Banggai Darat Regency was appeared which gave some influences to wet land cultivations. Base on spatial land resource balance in 2003 2007, there were decreasing of some land use, such as forests (65.189 ha); irrigated rice fields (1,131.07 ha) and dry lands (2,070 ha). In the opposite, mixed plantation areas and big estates increased about 1,104.79 ha and 10,428.79 ha respectively. This is indicated that land use change of Banggai Darat Regency tends to non-food plantation. Keywords : Agriculture Land Resources Balance, Wet Land Cultivations