Kemajuan teknologi digital memicu gaya hidup sedentari dan degradasi karakter pada Generasi Z. Penelitian ini bertujuan menganalisis revitalisasi olahraga tradisional dan modern sebagai instrumen pembentukan karakter Generasi Z. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi literatur (library research), penelitian yang dilaksanakan dari April 2025 hingga Mei 2026 ini berfokus pada subjek tata perilaku dan psikososial Generasi Z. Sumber data sekunder diekstraksi dari basis data internasional bereputasi seperti Elsevier, MDPI, Nature, Taylor & Francis, SAGE Publications, Frontiersin dan SpringerLink. Dari 145 artikel yang terjaring pada tahap awal, proses penyaringan bertahap menghasilkan 10 artikel inti untuk dianalisis. Teknik pengumpulan data menggunakan pelarian kata kunci spesifik digital, sementara teknik analisis data menerapkan metode deskriptif-analitis melalui lima tahapan: reduksi, klasifikasi, interpretasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa olahraga terstruktur efektif mereduksi distres mental dan meningkatkan regulasi diri. Kesimpulannya, olahraga tradisional secara unik memperkuat karakter sosial dan identitas budaya, sementara olahraga modern membangun ketahanan mental dan kedisiplinan pribadi. Integrasi keduanya menciptakan instrumen pedagogis holistik yang membentuk Generasi Z menjadi pribadi kompetitif tanpa kehilangan akar kearifan lokal.