Elyezer Barus
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya SMP HKBP Terhadap Sarana dan Prasarana Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Jepri Sembiring; Elyezer Barus; Rio Daska Girsang
JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA Vol 20, No 1 (2022): JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jkss.v20i1.59421

Abstract

Dalam mata pelajaran PJOK sarana prasarana merupakan salah satu factor utama penunjang keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar, Kelengkapan sarana PJOK seperti bola sepak, bola voli, bola basket dan di bidang atletik seperti cakram, lembing dan untuk tolak peluru harus sebanding dengan jumlah siswa yang ada, sehingga proses kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar dan tujuan pembelajaran dapat tercapai, tujuan kami melakukan penelitian di SMP HKBP ini adalah untuk mencari tahu cara mengelola sarana dan prasarana yang baik, metode yang kami lakukan adalah Pada penelitian Menggunakan proses pengumpulan dan analisis data, penulis memilih pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan menggunakan wawancara, observasi. Hasil penelitian ialah keadaan sarana dan prasarana sekolah dikelola dengan baik. Dalam menyediakan sarana dan prasarana tentu saja dapat menggembangkan bakat dan talenta pada siswa sehingga dapat memotivasi para siswa. Sarana dan prasarana olahraga yang kurang memadai hal ini jelas berpengaruh pada siswa dalam pembelajaran kurang efektif dan efesien. Proses pembelajaran akan berjalan dengan baik apabila didukung salah satunya oleh sarana dan prasarana yang memadai. Pengelolaan meliputi perencanaan, pengadaan, penggunaan, inventarisasi, penghapusan, dan pengawasan. Pengelolaan sarana dan prasarana  berjalan dengan baik.
ANALISIS PENERAPAN TEKNIK SMASH DALAM MENINGKATKAN PEROLEHAN POIN PADA PERMAINAN BULUTANGKIS DI SMA NEGERI 1 DOLOK SILAU Elyezer Barus; Agung Gultom; Jepri Sembiring; Mhd.Rizal Azmi Siregar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknik smash dalam meningkatkan perolehan poin pada permainan bulutangkis di SMA Negeri 1 Dolok Silau. Teknik smash merupakan salah satu teknik dasar yang memiliki peranan penting dalam permainan bulutangkis karena digunakan sebagai strategi menyerang untuk memperoleh poin secara langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) serta siswa yang aktif mengikuti pembelajaran dan permainan bulutangkis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa telah memahami fungsi teknik smash sebagai pukulan menyerang yang bertujuan menekan lawan dan meningkatkan peluang memperoleh poin. Penerapan teknik smash dinilai memberikan kontribusi positif terhadap perolehan poin karena shuttlecock yang dipukul dengan cepat dan menukik cenderung sulit dikembalikan oleh lawan. Keberhasilan penerapan teknik smash dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kekuatan pukulan, ketepatan arah, koordinasi gerak, posisi tubuh, dan kemampuan membaca situasi permainan. Meskipun demikian, masih terdapat kendala yang dihadapi siswa, seperti kurangnya ketepatan sasaran, kekuatan pukulan yang belum optimal, dan terbatasnya latihan yang berfokus pada teknik smash. Oleh karena itu, diperlukan latihan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menerapkan teknik smash secara efektif. Dengan demikian, teknik smash dapat menjadi salah satu faktor penting yang mendukung peningkatan perolehan poin dalam permainan bulutangkis.