Hasibuan, Rosmayani
Jurnal Pendidikan Kimia (JPKim)

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIFITAS PEMBERIAN SOYGHURT TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL DALAM DARAHMENCIT (Mus musculus) DENGAN JUMLAH BAKTERI ASAM LAKTAT DAN SUHU INKUBASI YANG OPTIMUM Hasibuan, Rosmayani
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.474 KB)

Abstract

Penelitian tentang pembuatan soyghurt dengan menggunakan bakteri asam laktat, Lactobacillusbulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitassoyghurt dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah mencit dengan jumlah bakteri asam laktatdan suhu inkubasi yang optimum. Perlakuan suhu inkubasi pada pembuatan soyghurt adalah 30⁰,35⁰, dan 40⁰C. Analisa jumlah bakteri asam laktat berdasarkan Standar PlateCount.Identifikasi jenisbakteri dilakukan dengan pengamatan karakteristik morfologi dan uji biokimia.Karakteristikmorfologi dilakukan dengan pewarnaan Gram, sedangkan uji biokimia dilakukan dengan uji katalase,fermentasi karbohidrat, motilitas, reduktase nitrat, dan uji ketahanan suhu. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa suhu yang optimal pada pembuatan soyghurt adalah 40⁰C dengan jumlah kolonisebesar 1,63 x 109 CFU/ml. Pemberian soyghurt dengan konsentrasi 0,25, 0,50 dan 1% kepada hewanuji (mencit) menunjukkan pengaruh yang berbeda terhadap penurunan kadar kolesterol dalam darahmencit, masing-masing 18,43, 22,18 dan 35,75%. Pemberian soyghurt dengan konsentrasi 1%menunjukkan penurunan kadar kolesterol yang paling significan yaitu 35,75%.
PENINGKATAN ANGKA PEROKSIDA PADA MINYAK GORENG CURAH TERHADAP PENGGORENGAN BERULANG TEMPE Hasibuan, Rosmayani
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 8 No 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.797 KB)

Abstract

Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok yang digunakan dalam memasak sebagai mediapenghantar panas pada proses menumis maupun menggoreng yang akan memberikan citarasa yanglebih lezat, dan aroma serta penampilan makanan yang lebih menarik. Kerusakan minyak gorengditandai dengan terjadinya perubahan bau atau flavor dalam minyak yaitu berupa bau tengik yangdisebabkan oleh karena penggunanan minyak goreng secara berulang - ulang dan juga karenapenyimpanan minyak goreng yang tidak baik sehingga menyebabkan minyak terhidrolisis danteroksidasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan angka peroksida pada minyakgoreng curah terhadap penggorengan berulang tempeyangdilaksanakan di Laboratorium PoliteknikKesehatan Jurusan Analis Kesehatan dengan menggunakan metode titrasi Iodometri pada bulanApril– Juni 2012. Dari hasil penelitian terhadap 5 (lima) sampel minyak goreng curah sebelumpenggorengan, terdapat 1 (satu) sampel yang memenuhi syarat mutu minyak goreng sesuai denganSNI-3741-1995 yaitu sampel A sebesar 1,99 meq/kg, sedangkan 4 (empat) sampel yang lainnya ( B,C, D dan E) tidak memenuhi syarat mutu minyak goreng, yaitu sebesar 2,19-2,80 meq/kg. Setelahdilakukan penggorengan berulang sebanyak 5 (lima) kali, terjadi peningkatan angka peroksidayaitupada penggorengan I sebesar 1,19-1,28 meq/kg, penggorengan II sebesar 2,30-2,62 meq/kg,penggorengan III sebesar 2,96-3,15 meq/kg,penggorengan IV sebesar3,67-4,00 meq/kg danpenggorengan V sebesar 5,44-5,76 meq/kg.