Andry Ariyanto
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Pengaruh Nordic Hamstring Curl Dan Lying Leg Curl Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Pemain Sepakbola Fiqry Alfarabhi; Tyas Sari Ratna Ningrum; Andry Ariyanto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.927

Abstract

Latar belakang : Power otot tungkai menjadi komponen fisik yang sangat penting dalam mendukung performa pemain sepak bola, terutama pada usia remaja yang sedang berada dalam fase perkembangan fisik dan keterampilan. Rendahnya power otot tungkai dapat memengaruhi kemampuan sprint, lompatan, dan tendangan, sehingga diperlukan latihan yang efektif untuk meningkatkannya. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh Nordic Hamstring Curl dan Lying Leg Curl terhadap peningkatan power otot tungkai pada pemain sepak bola. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental pretest and posttest two group design. Sampel penelitian adalah pemain sepak bola usia 12–14 tahun di SSB MAS yang dipilih menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Nordic Hamstring Curl dan kelompok Lying Leg Curl. Instrumen yang digunakan untuk mengukur power otot tungkai adalah vertical jump test. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua intervensi sama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai, dengan nilai p 0,000 pada masing-masing kelompok. Namun, pada uji perbedaan antar kelompok diperoleh nilai p 0,347, yang berarti tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara Nordic Hamstring Curl dan Lying Leg Curl. Kesimpulan : kedua latihan sama efektif dalam meningkatkan power otot tungkai pada pemain sepak bola, sehingga keduanya dapat dijadikan alternatif latihan untuk mendukung performa atlet.