Wahyu Tri Wibowo
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fenomena Poligami Tokoh Publik (Semiotika Roland Barthes dalam Konstruksi Makna Gambar Poligami Tokoh Publik) Wahyu Tri Wibowo
Academic Journal of Da'wa and Communication Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/ajdc.v2i2.3360

Abstract

Fenomena poligami nyatanya menyebabkan problematika sekaligus pro dan kontra dalam pemahamannya. Hal ini menjadi menarik untuk dikaji, terutama melalui analisis semiotika Roland Barthes yang berupaya menyelidiki hubungan suatu fenomena melalui signfier (penanda) serta signified (petanda) dalam cakupan kehidupan sosial (semiologi), dan dimaknai melalui mitos. Berdasarkan pemaknaan tanda dari gambar fenomena poligami tokoh publik yang diteliti, ditemukan mitos tentang “fenomena poligami sebagai ajaran umat Islam dan menjalankan poligami adalah syariat Islam yang membahagiakan”. Hal ini merupakan salah satu muara pesan yang memperkuat legitimasi praktik poligami secara pragmatis di masyakarat melalui pemaknaan tanda. Pembenaran makna mitos tersebut akan berdampak terhadap eksistensi fenomena poligami di masyarakat, serta dapat  dijadikan celah penyimpangan dengan dalih agama guna melegitimasi praktik poligami tersebut. Dengan demikian, perlu adanya sikap kritis dan pemahaman mendalam terhadap dogmanisasi poligami ini karena masih banyak sekali syarat yang harus dipenuhi dan dipahami sebelum melakukan praktik poligami.
Building a Rabbani Generation: Integration of Knowledge and Morals in Islamic Education Jimmy Malintang; Herson Anwar; Sumiarti Sumiarti; Wahyu Tri Wibowo; Izzatul Iffah
At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Vol. 12 No. 1 (2025): At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : the Faculty of Education and Teacher Training of the Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/tarbawi.v12i1.11073

Abstract

Modern challenges demand Islamic education to instil knowledge and build strong moral character. This research aims to analyse the integration of science and morals in Islamic education as an effective model for building the Rabbani Generation. The research method used is qualitative with interviews, observation, and documentation techniques in Islamic educational institutions. The results of the study show that the success of this model is supported by several key factors, namely the role of educators as moral role models, the integration of curriculum based on Islamic values, extracurricular activities that develop students' character, and a social environment that is conducive to the formation of Islamic behavior. This study concludes that a holistic approach that emphasises the integration of science and morals can form intellectually intelligent individuals with noble character. The contribution of this research lies in the educational model that can be applied in various Islamic educational institutions as a solution to face the challenges of the modern era