Permasalahan anak jalanan di Indonesia masih cukup banyak di Indonesia, dan harus ditangani oleh pemerintah supaya angka anak jalanan tidak bertambah setiap tahunnya. Oleh karena itu pemerintah sudah memiliki cara agar permasalahan anak jalanan bisa diatasi dan angkanya mengurang yaitu dengan cara pemerintah menyediakan LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) yang dimana lembaga tersebut memiliki kewajiban untuk mengurus dan mendidik anak jalanan agar mereka hidup dengan layak sebagaimana anak pada umumnya, saat anak jalanan harus tinggal dan bertahan hidup di jalanan membuat sikap dan perilaku nya berubah mereka lebih kasar dalam bertutur kata, pola hidup yang kurang baik dan tidak teratur serta tidak disiplin terhadap waktu, seperti waktu istirahat, makan dan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bimbingan sosial yang dilakukan oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dalam membangun karakter disiplin terhadap anak jalanan. Metode yang digunakan penulis dalam melakukan penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dimana penulis mencari referensi, jurnal dan informasi di jurnal, penelitian terdahulu, buku, website, internet dan literature yang judul dan topic nya selaras atau berkaitan dengan judul penulis, kemudian penulis menganalisis sesuai dengan kebutuhan. Hasil dari penelitian ini yaitu bimbingan sosial yang dilakukan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak dalam membangun karakter disiplin terhadap anak jalanan dengan cara dilakukannya pembelajaran di dalam ruangan dan dilakukan oleh pembimbing atau pekerja sosial yang sudah professional lalu setelah kegiatan pembelajaran di dalam kelas anak jalanan mulai mengaplikasikan di kehidupan sehari-hari, lalu pihak lembaga juga bisa mengadakan kegiatan apel pagi sebelum kegiatan dan apel malam sebelum masuk ke kamar masing-masing dan kegiatan piket secara rutin supaya menumbuhkan karakter disiplin dan tanggung jawab terhadap anak jalanan.Kata kunci: Anak Jalanan, Bimbingan Sosial , Karakter Disiplin