Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pola Pembinaan Kepribadian Dalam Perubahan Perilaku Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Tangerang Maulana Arief Farhan; Moh. Amin Tohari
Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik Vol. 1 No. 2 (2024): April : Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/demokrasi.v1i2.94

Abstract

The purpose of this research is to determine the coaching pattern of the Special Development Institute for Class I Children in Tangerang, to find out the factors that influence changes in children's behavior in dealing with the law, to find out changes in children's behavior in dealing with the law at the Special Development Institute for Class I Children in Tangerang. Children in conflict with the law are children who are in conflict with the law, children who are victims of the law and children who are witnesses to criminal acts. This research uses a qualitative approach with a descriptive approach. Data collection was carried out by observation, interviews and documentation. The number of informants was ten people, including five supervisors of the Class I Special Development Institute for Children in Tangerang and five informants from correctional students. Determining informants using purposive sampling and testing the validity of the data using data triangulation. From the results of this research, it was found that the factors that cause children to encounter the law include social factors, lack of parental supervision, and economic factors. The coaching pattern includes personality coaching. The results of this research include personality development which has a positive impact on changing the behavior of correctional students in institutions in the form of increasing religious skills and increasing knowledge in formal education.
Selametan sebagai Tradisi Lokal Pedesaan Masyarakat Jawa Tohari , Amin
The Sociology of Islam Vol. 6 No. 2 (2023): December
Publisher : Prodi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berupaya mengkaji ritual pedesaan Jawa-Islam yang disinyalir sinkretis dan dipraktekkan sejak ratusan tahun lamanya. Dengan fokus pada sosiologi pedesaan, selametan dipandang sebagai sumber keharmonisan social dan agama yang terpadu dalam ritual bersama. Analisis peneliti menunjukkan bahwa representasi selametan yang memiliki struktur yang identic dengan keyakinan ‘orang ndeso’. Asal usul ritual ini mulai mencuat kembali pada awal abad ke-19 dengan modifikasi Islam sebagai warna ‘Islam Keraton’. Namun, ritual ini tidak terdokumentasi dengan baik dalam studi-studi ilmiah, terutama dalam konteks sosiologi pedesaan yang mempunyai unsur kuat di dalam mendialogkan antara agama dengan tradisi lokal.
SPIRIT AL MAAUN DALAM PEMBELAJARAN “KESEJAHTERAAN SOSIAL DALAM ISLAM” PADA PRODI ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH DAN AISYIYAH (PTMA) SELURUH INDONESIA Almisar Hamid; Moh Amin Tohari; Makmur Sunusi
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui spirit Al Maaun dalam pembelajaran mata kuliah Al Islam III atau sebutan lain Kesejahteraan Sosialdan Islam. Pembelajaran  adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar (Undang – Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi pada Bab I (Ketentuan Umum) pasal 1 ayat 12. Keberhasilan suatu pembembelajaran ditentukan oleh banyak faktor, antara lain: pendidik, peserta didik, sarana dan prasarana dan lingkungan belajar. Keempat faktor tersebut dapat dikatakan sebagai komponen sitem yang membuat sistem bisa dinamis. Apabila salah satu komponen sistem mengalami kerusakan maka sebuah sistem tentunya tidak akan dinamis berfugsi. Dua dari komponen sistem itu yang sangat menentukan adalah pendidik/dosen dan anak didik/mahasiswa.   Dalam penelitian pendekatan   yang digunakan adalah kualitatif. Informan  dari dosen – dosen/para pendidik yang mengampu mata kuliah ini. Teknik pengumpulan data menggunakan focus Group Discussion (FGD) jarak jauh karena masih dalam suasana pandemi Covid 19. Temuan penelitian adalah ternyata penamaan matakuliah ini tidak sama di semua perguruan tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah seluruh Indonesia. Begitu juga dalam pembelajaran, spirit Al Maaun ada yang hanya dibahas di kelas dan ada juga penugasan mahasiswa kelapangan. Sebagai saran, penugasan mahasiswa ke lapangan sebaiknya menggunakan pendekatan pemberdayaan; bukan sekedar bantuan. Dalam perspektif kajian kesejahtraan sosial, bantuan dapat diberikan apabila seseorang belum atau  tidak produktif lagi. Kata Kunci: Spirit Al Maaun, pembelajaran, kesejahteraan sosial
DINAMIKA SPIRITUAL WELL-BEING UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PADA CAREGIVER SKIZOFRENIA Nadiyya Octaviani Rahman; Ati Kusmawati; Mohammad Amin Tohari
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguji bagaimana proses dinamika kehidupan kualitas hidup caregiver skizofrenia untuk meningkatkan spiritual well-being. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian literatur atau kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas hidup dan spiritual well-being pada caregiver skizofrenia memiliki keterkaitan yang signifikan, karena menjadi seorang caregiver mengalami proses dinamika kehidupan mampu memenuhi kebutuhan kualitas hidup sehingga menjadi bermakna serta mampu memenuhi kebutuhan dalam aspek spiritual agar kualitas hidup spiritual caregiver menjadi sejahtera, kualitas hidup spiritual well-being merupakan aspek penting bagi seorang caregiver skizofrenia.
PENCEGAHAN KASUS CYBERBULLYING BAGI REMAJA PENGGUNA SOSIAL MEDIA Fitria Aulia Imani; Ati Kusmawati; Mohammad Amin Tohari
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cyberbullying yang mencakup definisi, aspek, faktor, karakteristik, dampak dan pencegahannya. Cyberbullying merupakan perlakuan bullying yang dilakukan secara berulang dengan sengaja seperti mengolok-olok, atau kegiatan yang mengintervensi dan juga merendahkan sasaran yang di-bully di sosial media contohnya Instagram. Perbuatan cyberbullying ini memberikan dampak negatif pada korban bully khususnya para remaja yang merupakan dominasi penggunaan sosial media. Menurut survey pada tahun 2018 di Indonesia, terdapat 49% pengguna internet yang mengalami cyberbullying dan hanya terdapat 3.6% yang melaporkan kejadian cyberbullying. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi pustaka dengan mengkomparasikan teori dan penelitian terdahulu kemudian dilihat persamaan dan perbedaan nya, dimana dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori-teori yang relevan kemudian data yang digunakan dalam penelitian ini berupa jurnal, artikel, maupun buku. Hasil penelitian yang sudah dilakukan memberikan sebuah informasi terhadap dampak yang dialami korban cyberbullying seperti depresi, kegelisahan, serta menarik diri dari kehidupan sosial. Sebuah pengendalian diri dan cara mencegah perilaku cyberbullying yaitu : memiliki etika ketika menggunakan sosial media, tidak asal bicara dan dapat mengambil keputusan yang tepat, dan dapat memilih lingkungan yang baik agar kita tidak terhindari dari tindakan perilaku cyberbullying.
PERAN KETAHANAN KELUARGA DI MASA PANDEMI COVID-19 Heny Mustika Dewi; Moh Amin Tohari
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan keluarga adalah kondisi dinamis suatu keluarga yang memiliki ketangguhan dan keuletan secara fisik, psikis, mental dan spiritual sehingga mampu mewujudkan kehidupan yang mandiri, mengembangkan diri dan keluarganya sehingga terbangun keluarga yang harmonis sejahtera lahir dan batin. Suatu keluarga dikatakan memiliki ketahanan dan kemandirian yang tinggi, apabila keluarga itu dapat berperan secara optimal dalam mewujudkan seluruh potensi anggota-anggota keluarganya. Bagi keluarga yang mampu menyelesaikan masalah dalam keluarga dengan baik maka akan semakin memperkuat ketahanan keluarga tersebut, sedangkan bagi keluarga yang tidak mampu, persoalan yang terjadi dalam keluarga akan menghancurkan kehidupan keluarga tersebut dan bahkan bisa berujung pada perceraian. Untuk itu menjadi penting bagi keluarga untuk menguatkan ketahanan keluarga di masa pandemi Covid-19 ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran ketahanan keluarga di masa pademi Covid-19. Metode penelitian ini menggunakan metode Kajian Pustaka, teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan Google Search, dalam Google Search peneliti memanfaatkan situs resmi yang dapat diakses di layanan Google Search yaitu Google Scholar. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa ketahanan  keluarga ada hubungannya dengan upaya pencegahan perceraian di masa pandemi Covid-19, karena dengan penguatan ketahanan keluarga dapat menjadi solusi ketika berada distituasi pandemi Covid-19 seperti saat ini agar keluarga dapat bangkit dari keterpurukan, mampu bertahan, dan berhasil dalam menghadapi situasi yang sulit sehingga dapat mencegah perceraian di masa pandemi Covid-19. Kata Kunci : Ketahanan Keluarga, Perceraian, Pandemi Covid-19
DINAMIKA NILAI-NILAI SPIRITUAL WELL BEING PADA WANITA TUNA SUSILA DI PANTI Narmiyati Narmiyati; Ati Kusmawati; Moh Amin Tohari
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  menggambarkan secara empiris secara rinci meliputi : 1) Pengertian WTS, 2) Faktor yang mempengaruhi menjadi WTS 3) Pembinaan selama di lembaga/ panti 4) Spiritual Well Being WTS 5)  Proses Dinamika nilai-nilai spiritual well being WTS di panti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif kepustakaan yang deskriptif dengan filsafat postpositivisme  atau meneliti pada kondisi objek alamiah spiritual well being pada WTS di panti. Peneliti merasa tertarik dengan masalah tersebut secara alamiah dengan sumber data penelitian ini adalah bibliografis berupa  buku teks, jurnal penelitian,e-jurnal, Peraturan Menteri Sosial atau Peraturan Pemerintah. Analisa data kualitatif berupa reduksi, data display, dan verifikasi.. Adapun analisa selanjutnya dengan teks dan wacana.Secara umum dinamika nilai-nilai spiritual well being pada WTS dipengaruhi dari personal dan lingkungan. Hasil analisa yang dilakukan terdapat empat komponen utama yang mengidentifikasikan kesejahteraan spiritual  yaitu domain personal, domain communal, domain environmental, dan domain transcedental. Spiritual Well-Being model Fisher (2010). Pada dasarnya penelitian  ini menyimpulkan bahwa dengan metode dan pendekatan pembinaan yang tepat, dapat meningkatkan dinamika nilai-nilai spiritual well being pada WTS.Kata Kunci : Dinamika, Kesejahteraan, Nilai, Spiritual, Wanita Tuna Susila
INTERVENSI SOSIAL MELALUI TERAPI PSIKORELIGIUS PADA REMAJA PENYALAHGUNAAN NARKOBA Muhammad Rivaldi; Ati Kusmawati; Moh Amin Tohari
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada proses intervensi sosial melalui terapi psikoreligius pada penanggulangan remaja penylahgunaan narkoba. Latar belakang dari permasalahan ini adalah masih banyaknya remaja yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba sehingga menimbulkan dampak dari penyalahgunaan tersebut seperti gangguan fisik, mental dan perilaku. Dampak dari penylahgunaan tersebut membuat remaja menjadi terhambat dalam memenuhi tugas-tugas perkembangan pada masa remaja nya. Dalam penelitian ini menggunakan beberapa teori yang relevan, yaitu teori intervensi sosial, remaja, narkoba dan terapi psikoreligius. Dalam penelitian ini menggunakan teknik Studi Pustaka (Library Research). Hasil penelitian menjelaskan bahwa intervensi sosial melalui terapi psikoreligius islam pada penanggulangan remaja penyalahgunaan narkoba dengan cara mendekatkan diri dengan tuhan, melakukan aktivitas keagamaan seperti beribadah, berdoa, sholat, dzikir, puasa Dll. Serangkaian kegiatan tersebut dapat memperkuat rasa percaya diri, harapan dan keimanan yang dapat mendukung proses pemulihan kondisi menjadi lebih baik lagi sehingga dapat memenuhi tugas-tugas perkembangan pada masa remaja dan memenuhi kebutuhan dasar nya. Kata kunci: intervensi sosial, Terapi Psikoreligius, Remaja, Penyalahgunaan Narkoba
RESILIENSI DIRI PADA ANAK PASCA KEHILANGAN SEORANG AYAH AKIBAT COVID-19 (STUDI KASUS DI KELURAHAN CEMPAKA PUTIH KECAMATAN CIPUTAT TIMUR KOTA TANGERANG SELATAN) Faradibba Maiwa Radika Nur Ramadhan; Moh. Amin Tohari; Ati Kusmawati
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 merupakan bencana non alam yang berdampak pada kematian orang-orang yang dicintai, termasuk orang tua. Kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam kehidupan untuk selama-lamanya berdampak besar terhadap kelangsungan hidup orang yang ditinggalkan. Terlebih pada seorang anak yang harus kehilangan sosok ayah dalam kehidupannya akibat Covid-19. Kondisi ini akan menyebabkan anak menjadi stres, sedih, berduka, terkejut hingga emosional yang tidak terkendali. Hal ini mengharuskan anak untuk dapat bangkit yang disebut sebagai resiliensi. Tujuan pada penelitian ini yaitu mengetahui resiliensi diri pada anak pasca kehilangan seorang ayah akibat Covid-19. Grand Theory yang digunakan yaitu Teori Resiliensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Infroman penelitian ini terdiri dari 8 orang yang terbagi menjadi informan kunci (4 orang) dan informan pendukung (4 orang), dengan menggunakan teknik Purposive Sampling, dengan analisis data menggunakan triangulasi sumber. Didapatkan hasil penelitian bahwa kondisi anak pasca kehilangan seorang ayah akibat Covid-19 mengalami sedih, berduka, terkejut, bingung, mudah marah, emosional tidak terkontrol dan mengalami penurunan prestasi di sekolah. Dengan terjadinya hal ini, resiliensi yang terbangun pada anak melalui tujuh komponen resiliensi, yaitu Regulasi Emosi (mampu untuk bersikap tenang dan fokus pada pemecahan masalah), Pengendalian Impuls (mampu mengendalikan sikap emosional dengan berbagai cara), Optimisme (memiliki keyakinan untuk dapat bangkit), Empati (mendapatkan berbagai dukungan yang didapatkan dari orang lain), Analisis Kausal (mampu memahami penyebab masalah terjadi), Efikasi Diri (memiliki komitmen bangkit dari masalah melalui berbagai cara yang diyakininya), dan Reaching Out (mampu mengambil sisi positif dari masalah yang terjadi). Dari ketujuh komponen tersebut tergambar bahwa komponen yang memiliki keterikatan yang besar terhadap proses resiliensi anak, yaitu pada komponen regulasi emosi, analisis kausal, efikasi diri dan reaching out.   Kata kunci: Resiliensi Diri, Anak, Covid-19
OPTIMALISASI LIMBAH RAMAH LINGKUNGAN : AKUAPONIK (BUDIDAYA SAYURAN DAN IKAN) SEBAGAI SOLUSI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DAN PANGAN KELOMPOK WANITA TANI PURI 025 Akbar Maulana; Erlika Sephia Ainiah; Mutiara Shafwah; Yola Ismi Salsabila; Mohammad Amin Tohari
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/musyawarah.v2i1.298

Abstract

Pertanian perkotaan merupakan pemanfataan lahan di daerah perkotaan yang dimana untuk berlangsungnya kegiatan pertanian. Kendala pertanian perkotaan antara lain lahan yang sempit, kurang suburnya tanah perkotaan serta kurangnya pemanfaatan pekarangan. Kelompok KKN 62 Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jakarta Selatan memperkenalkan sistem pertanian akuaponik dengan menggunakan bahan-bahan yang sederhana kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) “PURI 025” Kelurahan Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan. Tujuan diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan mitra untuk melaksanakan budidaya dengan sistem akuaponik di pekarangan rumah masing-masing. Metode yang digunkan dalam kegiatan ini yaitu dengan cara 1) sosialisasi, 2) pelatihan, dan 3) pemberian paket teknologi. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan anggota KWT “Puri 025” meningkat tentang teknologi pertanian secara akuaponik. Meningkatnya pengetahuan anggota dikarenakan adanya sosialisasi dan pelatihan tentang akuaponik serta anggota diberikan alat dan bahan untuk mencoba di pekarangan rumah masing-masing. Maka dari itu, antusias dan minat anggota untuk melakukan sistem akuaponik juga meningkat.