This Author published in this journals
All Journal KHIDMAT SOSIAL
Nabilah Eka Pratiwi Ruffa Harahap
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : KHIDMAT SOSIAL

REHABILITASI SOSIAL KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA MELALUI PROGRAM PELATIHAN VOKASIONAL (Studi Kasus Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA Galih Pakuan-Bogor) Nabilah Eka Pratiwi Ruffa Harahap; Makmur Sunusi
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BRSKPN Galih Pakuan Bogor merupakan sebuah lembaga rehabilitasi sosial percontohan korban penyalahgunaan NAPZA dibawah naungan Kementerian Sosial Republik Indonesia, dengan metode Therapy Community (TC) dan pendekatan pekerja sosial melalui tujuh komponen pelayanan program yaitu: Dukungan pemenuhan hidup layak; Perawatan sosial; Dukungan keluarga; Terapi fisik, mental dan psikososial; Pelatihan vokasional dan pembinaan kewirausahaan; Bantuan dan asistensi sosial; dan Dukungan aksesibilitas. Penelitian ini bertujuan memahami proses rehabilitasi sosial terhadap korban penyalahgunaan NAPZA; mengetahui peran rehabilitasi sosial melalui program pelatihan vokasional; memahami pentingnya pelatihan vokasional bagi korban penyalahgunaan NAPZA; dan mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat selama proses rehabilitasi sosial. Adapun yang menjadi subjek penelitian 1 orang mantan penerima manfaat dan 4 orang staff di BRSKPN Galih Pakuan Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah pentingnya pelatihan vokasional dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi penerima manfaat sesuai dengan minatnya. Adapun jenis vokasional berupa yang sudah berjalan vokasional motor sebanyak 1 orang menghasilkan kaos dan tote bag, dan sablon sebanyak 4 orang, namun saat ini masih dalam proses pembenahan dan penambahan jenis pelatihan vokasional serta pembinaan kewirausahaan baik sarana maupun prasarana pendukung. Setelah mengikuti pelatihan vokasional, mereka diberikan kesempatan magang sesuai keahliannya, namun belum adanya kerjasama dan pembuatan MoU dengan berbagai mitra terkait proses penyaluran kerja.Kata kunci: Rehabilitasi Sosial, Korban Penyalahgunaan NAPZA, Program Pelatihan Vokasional