Lalu Guntur Payasan
Poltekkes Kemenkes Jayapura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE ROLE OF AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) FOR ALZHEIMER: A SYSTEMATIC REVIEW Ester Rumaseb; Sulistiyani Sulistiyani; Lalu Guntur Payasan
JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komputer) Vol. 10 No. 3 (2025): JITK Issue February 2025
Publisher : LPPM Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/jitk.v10i3.6154

Abstract

Alzheimer's disease (AD) is the most common type of dementia and represents a significant global health problem due to its profound impact on patients' quality of life and the heavy burden it places on health care. Alzheimer's is characterized by a progressive decline in cognitive function and memory, ultimately disrupting daily activities and leading to dependence on long-term care. This systematic literature review aims to explore the role of AI in diagnosing and managing Alzheimer’s disease. The method used in this study refers to the PICO framework to highlight various studies on the role of AI for Alzheimer's disease. Recent breakthroughs in the field of artificial intelligence (AI), particularly machine learning (ML) and deep learning, offer promising innovative approaches to improve diagnosis, monitoring, and understanding of Alzheimer's disease.
Kondisi Fisik Rumah dengan Kejadian Malaria: Studi Kasus di Benyom Jaya I Kecamatan Nimbokrang Kabupaten Jayapura Renold M Mofu; Ayu Cahyani; Lalu Guntur Payasan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52174

Abstract

Eliminasi malaria pada tahun 2030 di Indonesia menghadapi tantangan multifaktor. Faktor-faktor yang mesti dipenuhi terlebih dahulu disamping faktor nyamuk adalah kondisi fisik rumah. Kondisi fisik rumah memainkan peran yang penting dalam konteks menghalangi nyamuk masuk ke dalam rumah, berkembang biak dan transmisi antara anggota keluarga didalam rumah. Penelitian ini mengkaji kondisi fisik rumah dengna kejadian malarian. Metode yang digunakan ialah kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 99 responden dan analisa data menggunakan chi-square. Penelitian ini mendapatkan bahwa 41 responden menderita malaria dan 58 responden tidak menderita malaria. jenis rumah responden yaitu permanen 82 rumah (82,8%) dan semi permanen 17 rumah (17,2%), keberadaan plafon yang tidak memenuhi syarat 61 rumah (61,6%) dan memenuhi syarat 38 rumah (38,4%), keberadaan kawat kasa yang tidak memenuhi syarat 69 rumah (69,7%) dan memenuhi syarat 30 rumah (30,3%), ada hubungan jenis rumah terhadap kejadian malaria (p=0,003) dan tidak ada hubungan keberadaan plafon/langit-langit terhadap kejadian malaria (p=0,075) dan juga tidak ada hubungan keberadaan plafon terhadap kejadian malaria (p=0,393). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara jenis rumah dengan kejadian malaria, tidak terdapat hubungan antara keberadaan plafon/langit-langit dengan kejadian malaria dan tidak terdapat hubungan antara keberadaan kawat kasa dengan kejadian malaria pada masyarakat di Desa Benyom Jaya I, Kecamatan Nimbokrang Kabupaten Jayapura, Papua. Masyarakat diharapkan memiliki jenis rumah yang permanen sehingga dapat mengurangi faktor risiko terjadinya malaria dan mengurangi kontak vektor malaria di sekitar rumah agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan