This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan
Susan Arba
Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Ternate, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektifitas Alat Filtrasi Sederhana Berbahan Pelepah Pisang dalam Menurunkan PM2.5 dan PM10 pada Rumah Pengasapan Ikan di Kota Ternate Susan Arba; Mustafa Mustafa
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/kd2jxp43

Abstract

Latar Belakang: Particulate Matter (PM) merupakan jenis polutan berbahaya dengan berbagaiukuran, yang dapat mengakibatkan tingginya kematian akibat pajanan polusi udara. ParticulateMatter <2,5µm (PM2.5) atau yang disebut dengan fine particle merupakan salah satu jenis partikulatyang berukuran sangat kecil dan dapat menimbulkan berbagai penyakit. Apabila terhirup ke dalamtubuh dapat berpenetrasi ke dalam saluran pernapasan bawah serta dapat melewati aliran darah. Asapyang dihasilkan oleh pembakaran tempurung kelapa di lingkungan pengasapan ikan merupakanpermasalahan yang ada di ruang pengasapan ikan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untukMenganalisis Efektifitas Alat Filtrasi Sederhana Dalam Menurunkan PM2.5 Dan PM10 Pada RumahPengasapan Ikan Di Kota Ternate. Metode: Rancang bangun penelitian yang digunakan adalah praeksperimental dengan metode one group pra-post test design. Penelitian dilaksanakan di rumahpengasapan ikan Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruhrumah pengasapan ikan di Kota Ternate. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakanprogram statistik. Hasil : penelitian menunjukan bahwa nilai p value PM2.5 sebesar 0,048 dimanakurang dari batas kritis penelitian ( < 0,05), artinya bahwa terdapat perbedaan bermakna antarapengukuran PM2.5 sebelum dan sesudah yang artinya alat filtrasi sederhana dengan berbahan dasarpelepah pisang efektif dalam menurunkan PM2.5. Nilai p values PM10 = 0,042 lebih kecil dari < 0,05,artinya bahwa ada perbedaan antara hasil sebelum dan sesudah pengukuran untuk variabel PM10 dirumah pengasapan ikan di Kota Ternate. Kesimpulan : Sistem filtering berbahan dasar pelepah pisangefektif dalam menurunkan kosentrasi PM2,5 Dan PM10 di rumah pengasapan ikan
UJI KUALITAS FISIK DAN KIMIA KOMPOS PADA PROSES PENGOMPOSAN AEROB DAN ANAEROB DENGAN MENGGUNAKAN MOL TAPE UBI DAN MOL BONGGOL PISANG Dwi Wahyu Purwiningsih; Susan Arba
Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/f4jz5h94

Abstract

Latar Belakang: Kompos adalah hasil penguraian dari campuran bahan-bahan organik yang berasal dari sampah rumah tangga, sampah tanaman, sampah pasar, dan lain-lain serta diolah dengan cara pengomposan. Pengomposan merupakan salah satu cara untuk mengurangi sampah organik terutama sayur dan buah-buah. Mol adalah kumpulan mikroorganisme produksi sendiri dari bahan-bahan alami yang ada di sekeliling kita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik dan kimia kompos pada proses pengomposan aerob dan anaerob dengan menggunakan mol tape ubi dan mol bonggol pisang. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian Experiment dengan desain post test only group control design. Hasil penelitian kompos selama 26 hari adalah kualitas fisik kompos untuk kelompok pengomposan aerob secara warna, bau dan tekstur sesuai dengan SNI Kompos dan untuk pengukuran kelembaban, suhu dan pH berada pada angka sesuai SNI. Pengomposan kelompok Anaerob didapatkan hasil bahwa untuk kualitas fisik yaitu warna dan tekstur sudah sesuai SNI kompos tetapi untuk bau masih ada bau dari proses pembusukan. Hasil uji NPK pada kedua kelompok kompos aerob dan anaerob sesuai dengan SNI : 19-70-30-2004. Penelitian ini masih bisa dikembangkan lagi dengan menambahkan waktu pengomposan untuk kelompok anaerob sehingga hasilnya lebih baik
Efektifitas Alat Filtrasi Sederhana Berbahan Pelepah Pisang dalam Menurunkan PM2.5 dan PM10 pada Rumah Pengasapan Ikan di Kota Ternate Susan Arba; Mustafa Mustafa
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/kd2jxp43

Abstract

Latar Belakang: Particulate Matter (PM) merupakan jenis polutan berbahaya dengan berbagaiukuran, yang dapat mengakibatkan tingginya kematian akibat pajanan polusi udara. ParticulateMatter <2,5µm (PM2.5) atau yang disebut dengan fine particle merupakan salah satu jenis partikulatyang berukuran sangat kecil dan dapat menimbulkan berbagai penyakit. Apabila terhirup ke dalamtubuh dapat berpenetrasi ke dalam saluran pernapasan bawah serta dapat melewati aliran darah. Asapyang dihasilkan oleh pembakaran tempurung kelapa di lingkungan pengasapan ikan merupakanpermasalahan yang ada di ruang pengasapan ikan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untukMenganalisis Efektifitas Alat Filtrasi Sederhana Dalam Menurunkan PM2.5 Dan PM10 Pada RumahPengasapan Ikan Di Kota Ternate. Metode: Rancang bangun penelitian yang digunakan adalah praeksperimental dengan metode one group pra-post test design. Penelitian dilaksanakan di rumahpengasapan ikan Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruhrumah pengasapan ikan di Kota Ternate. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakanprogram statistik. Hasil : penelitian menunjukan bahwa nilai p value PM2.5 sebesar 0,048 dimanakurang dari batas kritis penelitian ( < 0,05), artinya bahwa terdapat perbedaan bermakna antarapengukuran PM2.5 sebelum dan sesudah yang artinya alat filtrasi sederhana dengan berbahan dasarpelepah pisang efektif dalam menurunkan PM2.5. Nilai p values PM10 = 0,042 lebih kecil dari < 0,05,artinya bahwa ada perbedaan antara hasil sebelum dan sesudah pengukuran untuk variabel PM10 dirumah pengasapan ikan di Kota Ternate. Kesimpulan : Sistem filtering berbahan dasar pelepah pisangefektif dalam menurunkan kosentrasi PM2,5 Dan PM10 di rumah pengasapan ikan