p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan
Tini Elyn Herlina
Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, Jurusan Analis Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literatur Review: Perbandingan Sensitivitas, Spesifisitas Metode ELISA Dan ICT Pada Diagnosis Laboratorium IgM, IgG SARS-CoV-2 Nada Farida; Dinna Rakhmina; Tini Elyn Herlina
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/drnt0m98

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan alat tes COVID-19 bergantung kepada sensitivitas dan spesifisitasuntuk dapat mendeteksi dan memberikan diagnosis COVID-19 yang akurat. Hingga saat ini terdapatbanyak produksi tes serologi COVID-19 yangmana bukti keakuratannya masih terus dipelajari melaluiberbagai bukti penelitian Tujuan: Membandingkan sensitivitas dan spesifisitas metode ELISA, ICTuntuk deteksi IgM, IgG SARS-CoV-2.Metode: Literature review dengan panduan PreferredReporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) statement . 10 dari total 176studi diperoleh melalui hasil pencarian di PubMed, Science Direct, dan Google Scholar pada bulanOktober - Desember 2020. Artikel jurnal disaring berdasarkan judul, abstrak, keseluruhan teks dandinilai kualitas menggunakan PICOS framework dan JBI Critical Appraisal Tools. Hasil dianalisissecara deskriptif. Hasil : Perbandingan sensitivitas deteksi IgM, IgG SARS-CoV-2 metode ELISAsebesar 76,3%, 77,3%. Metode ICT sebesar 53,9%, 64,8%. Perbandingan spesifisitas metode ICTsebesar 96,2%, 98,1% dan metode ELISA sebesar 94%, 97,1%. Kesimpulan: Sensitivitas ELISAdalam mendeteksi IgM, IgG SARS-CoV-2 lebih tinggi dibandingkan ICT dan sebaliknya spesifisitasICT lebih tinggi dibandingkan ELISA.
Literature Review : Perbandingan Hasil Diagnosis Laboratorium pada COVID-19 menggunakan Metode Real Time-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dan Metode Rapid Test Antigen Rahmadhaniati Rahmadhaniati; Dina Rakhmina; Tini Elyn Herlina
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/d68b4662

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19) adalah merupakan krisis kesehatan dunia.Dalam mendiagnosis COVID-19 digunakan beberapa metode, salah satunya adalah RT-PCR danRapis Test Antigen. Tujuan: Membandingkan nilai sensitivitas dan spesifisitas antara metode RTPCR dan metode Rapid Test Antigen. Metode: Tinjauan literatur ini didapatkan dari tiga database(Pubmed, Science Direct, dan Google Scholar) dan pencarian literatur dilakukan pada bulan oktobertahun 2020. Untuk menguji kelayakan studi digunakan MeSH dan prisma cheklist (judul, abstrak, danteks lengkap). Penyajian dibuat dalam bentuk tabulasi data dan analisis naratif. Dari penelitian inididapatkan dua belas studi yang memenuhi kriteria inklusi. Studi yang ada dibagi menjadi dua bagianberdasarkan tema: sensitivitas spesifisitas dari metode RT-PCR dan sensitivitas spesifisitas darimetode rapid test antigen (n=10) serta sensitivitas spesifisitas dari metode rapid test antigen (n=2).Adapun faktor yang mempengaruhi pemeriksaan metode RT-PCR : gender, gejala, penentuan nilaiCt, nilai sensitivitas, kendala logistik. Sedangkan faktor yang mempengaruhi dalam pemeriksaanmetode rapid test antigen adalah jenis sampel, petugas pengambil swab, lama pajanan, kandunganvirus, dan faktor pengganggu lainnya. Hasil : nilai sensitivitas RT-PCR, Rapid Test Antigen adalah50,5%-100%,11,7%-93,9%. Spesifisitas RT-PCR, Rapid Test Antigen adalah 98,4%-100%, 92%100%. Kesimpulan: Metode RT-PCR lebih baik dan lebih tinggi nilai sensitivitas dan spesifisitasnyadari metode Rapid Test Antigen.