Literasi lingkungan merupakan kompetensi kunci dalam mendukung perilaku berkelanjutan,khususnya di lembaga pendidikan kepolisian yang menekankan disiplin, tanggung jawab, danketertiban sosial. Namun, instrumen literasi lingkungan yang tersedia umumnya bersifat umumdan belum dikembangkan secara kontekstual untuk pendidikan pengelolaan sampah di lembagapendidikan kepolisian. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi instrumenliterasi lingkungan yang relevan dengan karakteristik pendidikan dan pengembangan dilembaga kepolisian. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan denganmengadaptasi model Borg dan Gall, yang meliputi studi pendahuluan, perencanaan,pengembangan produk, validasi ahli, uji coba lapangan pendahuluan dan utama, serta revisiproduk. Subjek penelitian adalah mahasiswa di lembaga pendidikan kepolisian yang dipilihmenggunakan pengambilan sampel acak bert stratified proporsional. Instrumen dikembangkanberdasarkan empat dimensi literasi lingkungan: pengetahuan dan kesadaran lingkungan, sikapdan sensitivitas lingkungan, keterampilan dan tindakan kognitif, dan perilaku pro-lingkungan.Hasil analisis menunjukkan bahwa semua indikator memiliki validitas isi dan validitaskonstruk yang kuat, serta reliabilitas yang sangat tinggi. Temuan ini menegaskan bahwainstrumen yang dikembangkan valid, reliabel, dan kontekstual, sehingga cocok digunakansebagai alat untuk mengevaluasi dan mengembangkan program pengelolaan sampah danpendidikan lingkungan berkelanjutan di lembaga pendidikan kepolisian.