Lili Ratnasari
STKIP Widyaswara Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Pendekatan Komunikatif Dalam Pembelajaran Menulis Teks Prosedur Di Sekolah Dasar Jesa Nurul Anahari; Anggita Damaraini; Shera Aguwera; Lili Ratnasari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.968

Abstract

Pendekatan komunikatif menekankan penggunaan bahasa secara kontekstual dan bermakna dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran menulis teks prosedur di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilaksanakan pada peserta didik kelas V dengan komposisi siswa perempuan lebih banyak dibandingkan siswa laki-laki. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan komunikatif meningkatkan keaktifan siswa dan kualitas struktur tulisan teks prosedur. Variasi partisipasi siswa dipahami sebagai dinamika pembelajaran, bukan perbedaan kemampuan individual. Pendekatan komunikatif dinilai efektif untuk mendukung pembelajaran menulis teks prosedur yang kontekstual dan bermakna di sekolah dasar.
Penggunaan Pendekatan Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV SD Negeri 43/III Sungai Kuning, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci Airin Marestia; Tesy Novri Liza; Wiwin Yofrilla; Lili Ratnasari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.969

Abstract

Penguasaan bahasa Indonesia merupakan keterampilan penting bagi siswa sekolah dasar sebagai sarana utama komunikasi dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan awal di kelas IV SD Negeri 43/III Sungai Kuning, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, siswa cenderung menggunakan bahasa daerah dalam interaksi sehari-hari, sehingga mengalami kesulitan dalam berbicara menggunakan bahasa Indonesia, terutama dalam hal kosakata dan kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia serta dampaknya terhadap keterampilan berbicara siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, tes lisan, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan komunikatif dapat meningkatkan partisipasi aktif dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara bahasa Indonesia. Sebagian besar siswa menunjukkan peningkatan keterampilan berbicara, meskipun masih ditemukan kendala seperti keterbatasan kosakata dan rasa malu saat berbicara di depan kelas. Dengan demikian, pendekatan komunikatif dinilai efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa
Sintaksis dalam Membentuk Kalimat Frasa dan Klausa Secara Lisan dan Tulis Tasya Maha Rani; Suci Rahmadani; Dwi Sefti Hendro; Lili Ratnasari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.991

Abstract

Artikel ini membahas peran sintaksis dalam membentuk kalimat, frasa, dan klausa baik dalam tuturan lisan maupun tulisan, dengan fokus utama pada cara pembentukan kalimat. Kalimat dipandang sebagai unit bahasa terkecil yang bisa menyampaikan pesan secara utuh melalui media lisan atau tulisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka untuk menganalisis seberapa besar peran sintaksis dalam membentuk kalimat secara efektif. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk uraian deskriptif. Temuan kajian menunjukkan bahwa sintaksis memiliki peran penting dalam proses pembentukan kalimat, seperti memahami esensi kalimat, fungsi unsur-unsur sintaksis dalam kalimat dasar, proses membentuk kalimat turunan melalui transformasi, pengelompokan kalimat berdasarkan klausa, predikat, dan relasi situasional, serta pembahasan mengenai diatesis dan aspek-aspak gramatikal lainnya.