Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Kepemimpinan Dalam Al-Qur’an: Kajian Terhadap  Ayat-Ayat Ulil Amri Sadali Sadali; Faridah Faridah; Muhammad Hanafi Rumatiga; Muhammad Yusuf
Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2026): May 2026 In Press
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/83gqch04

Abstract

This study aims to identify the principles of ethical leadership contained in the Qur'an and analyze their relevance to contemporary leadership practices in government and organizations. This study uses a qualitative approach with a literature study design through the maudhu'i (thematic) interpretation method. Data were collected through identification, classification, and analysis of Qur'anic verses related to ulil amri, supported by interpretations by classical and contemporary commentators. Data analysis was conducted descriptively and analytically to build a comprehensive understanding of ethical leadership from a Qur'anic perspective. The results show that ethical leadership in the Qur'an is built on five main principles, namely trustworthiness, justice ('adl), deliberation (shura), obedience to Allah and the Messenger, and accountability to Allah and society. The concept of ulil amri does not only refer to political authority, but also includes leaders who have moral integrity, spiritual awareness, intellectual competence, and a commitment to the public interest
POTENSI AKAL DALAM PERSPETIF PENDIDIKAN ISLAM Sadali; Sadali Sadali
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akal menempati posisi fundamental dalam perspektif pendidikan Islam sebagai instrumen utama dalam memahami wahyu, mengembangkan ilmu pengetahuan, dan membentuk kepribadian manusia secara utuh. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep akal dalam pendidikan Islam dengan menelusuri landasan normatif Al-Qur’an dan hadis, serta pandangan para ulama dan pemikir pendidikan Islam klasik maupun kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui analisis kritis terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memandang akal tidak berdiri secara otonom, melainkan berfungsi secara integratif dengan wahyu, iman, dan akhlak. Akal diarahkan bukan hanya untuk pencapaian kecerdasan intelektual, tetapi juga untuk membangun kesadaran spiritual dan tanggung jawab moral. Dalam konteks pendidikan Islam, pengembangan akal mencakup kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan etis, yang berorientasi pada kemaslahatan individu dan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan Islam memiliki paradigma holistik dalam mengembangkan potensi akal, sehingga mampu melahirkan insan berilmu yang beriman, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif terhadap peradaban. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah pemikiran pendidikan Islam serta menjadi rujukan konseptual dalam pengembangan kurikulum dan praksis pendidikan Islam kontemporer.