Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DANA PENSIUN BANK SYARIAH INDONESIA Miftah Nurasyhari; Desi krisnovi; Aprilia Rizki Pradani; Feri Setiawan; Siti Aini Amaliyatun
JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik Vol. 2 No. 2 (2024): JISOSEPOL : Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, Edisi Juli-Desember 2024
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/vfzdre25

Abstract

Dana pensiun adalah badan hukum mandiri yang tidak bergantung pada pemberi kerja, yang bertugas mengelola dan melaksanakan program pensiun sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam konteks ini, dana pensiun mengharuskan pemberi kerja untuk membentuk sistem pelaporan tersendiri yang bertujuan untuk menyediakan informasi tentang keuangan dana pensiun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa  perbedaan dana pensiun tradisional dan dana pensiun syariah serta bagaimana  dana pensiun dikelola sesuai syariah. Metode analisis yang digunakan  penulis adalah pendekatan kualitatif.Secara metodologis, penelitian kualitatif merupakan pendekatan yang menggunakan penalaran deduktif, dimana banyak variabel dan temuan penelitian ditunjukkan melalui kesimpulan tentang sebab dan akibat.Jenis penelitiannya adalah  penulis mengumpulkan data dengan cara membaca majalah dan buku untuk mendapatkan data yang akurat dan melakukan analisa yang mendalam untuk mengetahui informasi secara detail tentang operasional dana pensiun dan prinsip syariah yang saat ini dikenal dengan istilah syariah dana pensiun. Dasar pembedaan dana pensiun syariah dengan dana pensiun tradisional adalah dana pensiun syariah mempunyai beberapa keunggulan, antara lain: Selain itu, jika ada anggota yang tidak membayar iuran pensiunnya maka akan dikenakan denda, namun hasil  dana denda tersebut akan digunakan untuk kegiatan sosial, sehingga ada unsur bantuan kepada sesama warga (atta'aun).
The Effect Of Employee Welfare And Career Development On Turnover Intention In Manufacturing Companies Lis Nurdiana; Miftah Nurasyhari
DEAL: International Journal of Economics and Business Vol. 2 No. 02 (2024): October 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/deal.v2i02.5538

Abstract

Employee welfare has an important role in reducing turnover intention in manufacturing companies. Met physical, psychological, and social needs create job satisfaction that increases employee loyalty. Factors such as an inclusive work environment, technical training, and work-life balance contribute significantly to employee retention. On the other hand, career development that is less relevant or not integrated often fails to reduce turnover intention. An effective career development program requires a holistic approach with the integration of talent management strategies. Research shows that mediating factors such as job satisfaction strengthen the relationship between well-being or career development and turnover intention. These findings encourage companies to design more comprehensive programs to lower turnover and increase productivity.