Dewi Mulyasari Sumarta
Universitas Teknologi Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

USULAN PERBAIKAN NILAI OVERALL EQUIPMENT EFECTIVENESS (OEE) PADA MESIN INNOVA TEA EXTRACTOR (ITX) DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA I REGIONAL 2 MALABAR Tini Setiani; Dewi Mulyasari Sumarta; Tini Setiawati; Multi Nadeak
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 14 No 1 (2026): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v14i1.171

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis efektivitas mesin ITX (Innova Tea Extractor) di PTPN Pabrik Malabar yang mengalami penurunan produktivitas akibat tingginya tingkat kerugian produksi. Permasalahan utama yang ditemukan adalah adanya ketidakstabilan produksi yang dipengaruhi oleh speed losses dan Quality defect. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa rata-rata downtime hanya menyumbang sekitar 2,97% dari total waktu produksi, dengan kontribusi penurunan produksi langsung akibat downtime sebesar 0,46%. Meskipun demikian, downtime tetap berdampak terhadap terhambatnya aliran produksi dan penumpukan bahan di ruang sortasi. Analisis Six Big Losses lebih lanjut menunjukkan bahwa kerugian terbesar berasal dari Quality defect losses sebesar 70,70% dan speed losses sebesar 29,03%, yang menjadi faktor dominan dalam menurunkan efektivitas mesin. Sebagai upaya perbaikan, penelitian ini menerapkan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dengan mengukur tiga aspek utama, yaitu Availability, Performance, dan Quality. Usulan perbaikan yang diterapkan meliputi checklist kondisi komponen, pembersihan mesin berkala, penerapan prinsip 5S, serta briefing rutin operator. Solusi perbaikan ini diuji selama dua bulan melalui observasi langsung dan pencatatan teknisi. Hasil penerapan menunjukkan adanya peningkatan nilai OEE dari 53,98% menjadi 65,74%, atau naik sebesar 11,76%. Peningkatan tersebut membuktikan bahwa penerapan strategi berbasis OEE mampu memperbaiki kinerja mesin, menekan downtime, serta mendukung peningkatan keandalan dan produktivitas produksi teh hitam orthodox di PTPN Malabar.
DESAIN PERANCANGAN POMPA AIR TANPA MOTOR BERJENIS HIDRAULIC RAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE FRENCH DI DESA CIHAWUK Nanda Surya Maulana Pratama; Dewi Mulyasari Sumarta; Jeferson Siahaan
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 13 No 2 (2025): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v13i2.148

Abstract

Desa Cihawuk terletak di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, dan berada di perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. Secara geografis, desa ini terletak di dataran tinggi, sehingga mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. Sektor pertanian di Desa Cihawuk cukup beragam, meliputi budidaya kentang, tembakau, dan kebun teh. Pengairan untuk kegiatan pertanian dan kebutuhan sehari-hari masyarakat bergantung pada sumber mata air yang sama, yang memiliki keterbatasan dan sering mengalami penurunan volume, terutama pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Pompa Air Tanpa Motor (PATM) atau Hydraulic Ram Pump (Pompa Hydram) guna meningkatkan ketersediaan air bersih di Desa Cihawuk. Pompa ini dirancang untuk memanfaatkan sumber mata air tambahan di lembahan Dusun Ciakar, yang dikenal sebagai mata air Ciendog. Namun, akses jalan yang sulit menuju sumber mata air ini mendorong peneliti untuk merancang pompa yang dapat beroperasi tanpa memerlukan energi listrik atau bahan bakar. Berdasarkan hasil menggunakan metode perancangan French, peneliti berhasil menghasilkan desain pompa yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pompa ini dirancang dengan mempertimbangkan volume debit air sebesar 1,8 liter/detik, tinggi jatuh 7 meter, dan panjang pipa keluar 232 meter dengan tinggi elevasi dari sumber mata air Ciendog ke titik bak penampungan mencapai 78 meter secara vertikal. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pompa ini mampu menghasilkan debit air keluar sebesar 0,0001128 m³/s atau sekitar 9.745 liter/hari, sehingga dapat mengurangi kekurangan air sebesar 36,21% dari total kebutuhan air di Desa Cihawuk. Efisiensi pompa mencapai 59% dengan tinggi angkat air sebesar 78 meter.Pompa ini dirancang menggunakan bahan yang mudah didapat dan tahan lama. Penelitian ini memberikan solusi yang hemat biaya dan ramah lingkungan bagi masyarakat Desa Cihawuk, serta dapat dioperasikan secara kontinyu tanpa memerlukan energi eksternal. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut meliputi uji coba lapangan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang penggunaan dan perawatan pompa hidram. Dengan demikian, diharapkan pompa ini dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk mengatasi masalah kekurangan air di Desa Cihawuk.