I Komang Indra Wirawan
Universitas Hindu Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENYUPATAN SAPULEGER UNTUK ANAK KELAHIRAN WUKU WAYANG DI DESA CAHYOU RANDU LAMPUNG Nyoman Sadra; Ida Ayu Surya Wahyuni; Ni Ketut Riska Devi Prawita; I Komang Indra Wirawan
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
Publisher : FAKULTAS ILMU AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/vw.v7i1.6051

Abstract

Kelahiran anak adalah fenomena menarik di Bali apalagi bila lahir pada hari yang dianggap keramat yaitu pada Wuku Wayang. Dalam keyakinan umat Hindu di Bali, anak yang lahir pada hari keramat tersebut patutlah diupacarai penyupatan (lukatan) yang disebut Sapuh Leger. Penyupatan tersebut dimaksudkan supaya anak yang diupacarai terhindar dari gangguan (buruan) Dewa Kala. Bayuh Oton Sapuh Leger adalah upacara pembersihan diri yang berfungsi sebagai pembersihan secara spiritual. Upacara ini biasanya dilaksanakan pada anak yang baru berumur 7–10 tahun dengan tujuan agar pengaruh, derita dan celaka si anak dapat segera dinetralisir dan tidak terbawa sampai pada waktu dewasa nanti. Menariknya ritual penyupatan ini tidak hanya dilakukan oleh umat Hindu di Bali, melainkan juga umat Hindu di Desa Cahyou Randu Kecamatan Pagar Dewa Kabupaten Tulang Bawang Barat Propinsi Lampung.