Penelitian ini bertujuan untuk analisis determinan kompetensi karyawan terhadap produktivitas kerja pada PT. Wahana Ottomitra Multiartha Regional Banten. Dimana salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas kerja dengan menganalisis lebih jauh terkait determinan kompetensi karyawan termasuk mampu mengelola secara optimal variabel - variabel komponennya agar tujuan organisasi atau perusahaan dapat tercapai. Sampel yang diambil pada penelitian ini yaitu karyawan PT. Wahana Ottomitra Multiartha Regional Banten yang berjumlah 200 orang, data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner yang diisi oleh para responden. Data yang terkumpul selanjutnya akan diuji dengan menggunakan uji instrumen, yaitu: uji validitas dan uji reliabilitas, lalu data yang valid dan reliabel selanjutnya akan diuji dengan uji statistik deskriptif, dilanjutkan lagi dengan uji asumsi klasik, yaitu: uji normalitas, uji multikolinieritas dan uji heteroskedastisitas. Kemudian di uji lagi dengan uji korelasi (parsial dan simultan), uji koefisien determinasi (parsial dan simultan), uji regresi (sederhana dan berganda) dan dilakukan uji hipotesis, yaitu: uji t dan uji F yang dilakukan pada tingkat signifikansi 5% atau α = 0,05. Untuk memudahkan dalam pengelolaan data, peneliti menggunakan kombinasi program SPSS versi 25. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh motif, sifat, citra diri, pengetahuan dan keterampilan (determinan kompetensi) terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT. Wahana Ottomitra Multiartha Regional Banten. Dimana dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi simultan sebesar 0,948 hal ini menunjukan bahwa tingkat korelasi memiliki pengaruh yang sangat kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,898 sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa motif, sifat, citra diri, pengetahuan dan keterampilan (determinan kompetensi) secara simultan mempengaruhi produktivitas kerja karyawan pada PT. Wahana Ottomitra Multiartha Regional Banten sebesar 89,80% sisanya 10,20% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak ada dalam penelitian ini. Sedangkan hasil uji hipotesis secara simultan menunjukan pengaruh yang signifikan karena F hitung > F tabel (224,940 > 2,44).