Gita Ayu Kusuma
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis Of Pollution Haven Hypothesis In World Trade Organization Member Countries Gita Ayu Kusuma; Ni Putu Wiwin Setyari
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan Vol 17 No 2 (2024): Vol. 17, No. 2, Agustus 2024 (pp.156-369)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEKT.2024.v17.i02.p01

Abstract

Ancaman perubahan iklim, keadilan dan juga kesenjangan menjadi subjektif yang diproksi dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Demikian juga dengan perdagangan bebas yang dilakukan oleh setiap negara di dunia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Perdagangan bebas mulai muncul ketika putaran di World Trade Organization (WTO) di Doha bertujuan untuk menghapus distorsi perdagangan dalam rezim perdagangan internasional, sehingga dapat mendorong peningkatan perdagangan dunia. Perlombaan negara di dunia untuk mengejar kekayaan dan kesejahteraan memberikan beberapa dampak terhadap lingkungan salah satunya adalah pemanasan global yang disebabkan oleh gas rumah kaca. Gas rumah kaca utama yang terus meningkat adalah karbon dioksida. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis model Polution Haven Hipotesis (PHH) dalam menjelaskan hubungan investasi asing, keterbukaan perdagangan, pendapatan per kapita, renewable energi consumption, non- renewable energy consumption dan urban population terhadap kualitas lingkungan negara-negara anggota WTO. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat asosiatif yang dilakukan pada anggota WTO dengan ukuran sample sebanyak 108 negara. Pengumpulan data diperoleh melalui World Bank Indeks yang kemudian dianalisis menggunakan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Pollution Haven Hypothesis tidak terjadi pada negara anggota WTO. Namun dalam jangka panjang investasi memberikan dampak pengurangan emisi pada negara tuan rumah. Hal ini menjadi bukti dari adanya Halo Pollution Hypothesis.
Analysis Of Pollution Haven Hypothesis In World Trade Organization Member Countries Gita Ayu Kusuma; Ni Putu Wiwin Setyari
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan Vol. 17 No. 2 (2024): Vol. 17, No. 2, Agustus 2024 (pp.155-369)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEKT.2024.v17.i02.p01

Abstract

The threat of climate change, justice and also inequality are subjective proxies in the SustainableDevelopment Goals (SDGs). Likewise with free trade carried out by every country in the world to meet the needsof society. Free trade began to appear when the rounds at the World Trade Organization (WTO) in Dohaaimed toremove trade distortions in the international trade regime, so as to encourage an increase in world trade. Therace of countries in the world to pursuewealth and prosperity has several impacts on the environment, one ofwhich is global warming caused by greenhouse gases. The main greenhouse gas thatcontinues to increase iscarbon dioxide. The purpose of this study is to analyze the Pollution Haven Hypothesis (PHH) model in explainingthe relationship between foreign investment, trade openness, income per capita, renewable energy consumption,non-renewable energy consumption and urban population on the environmental quality of WTO membercountries. This research is an associative quantitative research conductedon WTO members with a sample size of108 countries. Data collection was obtainedthrough the World Bank Index which was then analyzed using theAutoregressive Distributed Lag (ARDL) method. The results of the study showthat the Pollution Haven Hypothesismodel notoccurs in WTO member. However, in the long run the investment has a reduced emission impact on thehost country. This is proof of the existence of the Halo Pollution Hypothesis.