Andi Khaerul Musyawir Khaerul
Universitas Mega Rizky

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN BAURAN PEMASARAN DENGAN LOYALITAS PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT STELLA MARIS MAKASSAR Momen Amalia Momen; Andi Khaerul Musyawir Khaerul; Kristina Madesan Kristina; Dian Ekawaty Dian
Public Health And Medicine Journal Vol. 1 No. 2 (2023): PAMA Edisi Juni 2023
Publisher : ILRSCentre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59583/pama.v1i2.37

Abstract

Kepercayaan pasien dalam mengambil keputusan terhadap sebuah layanan dan menjadi loyal dapat dipengaruhi oleh ke tujuh variabel bauran pemasaran. Bauran pemasaran merupakan seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk terus menerus mencapai tujuannya di pasar sasaran. Bauran pemasaran yang terdiri dari 7P (Produk, Harga, Tempat, Promosi, Proses, Orang, dan Bukti Fisik) dapat mempengaruhi loyalitas pasien. Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi keuangan rumah sakit mengingat penerimaan rumah sakit berkurang signifikan selama pandemi, sementara ada peningkatan biaya operasional untuk prosedur keselamatan baik untuk karyawan, staf medis, maupun untuk keselamatan pengunjung rumah sakit itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan bauran pemasaran dengan loyalitas pasien rawat inap di rumah sakit Stella Maris Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah adalah pasien umum di rawat inap Rumah Sakit Stella Maris Makassar yang berjumlah 91 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan bauran pemasaran produk (product) dengan loyalitas pasien memiliki nilai p 0,000, bauran pemasaran harga (price) dengan loyalitas pasien memiliki nilai p 0,675, bauran pemasaran tempat (place) dengan loyalitas pasien memiliki nilai p 0,000, bauran pemasaran promosi (promotion) dengan loyalitas pasien memiliki nilai p 0,860, bauran pemasaran orang/petugas (people) dengan loyalitas pasien memiliki nilai p 0,000, bauran pemasaran proses (process) dengan loyalitas pasien memiliki nilai p 0,047 dan bauran pemasaran bukti fisik (physical evidence) dengan loyalitas pasien memiliki nilai p 0,017. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada 5 varibael bauran pemasaran yang berhubungan dengan loyalitas pasien yaitu produk, tempat, orang/petugas, proses, dan bukti fisik. Adapun variabel bauran pemasaran yang tidak berhubungan dengan loyalitas pasien yaitu harga dan promosi.