Jumrana
Universitas Indonesia Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA NEGERI 19 GOWA Asmaul Husnah Unna; Jumrana
Public Health And Medicine Journal Vol. 2 No. 2 (2024): PAMA Edisi Juni 2024
Publisher : ILRSCentre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59583/pama.v2i2.124

Abstract

Latar Belakang. Masa remaja merupakan priode terjadinya pertumbuhan dan perkembanganyang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Sifat khas remaja mempunyairasa keingintahuan yang besar, menyukai petualangan dan tantangan serta cenderung beranimenanggung resiko atas perbuatannya tanpa didahului oleh pertimbangan yang matang. Olehkarena itu pentingnya dilakukan pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi remaja.Tujuan. Mengidentifikasi pengetahuan remaja sebelum dan sesudah dilakukan pendidikankesehatan reproduksi di SMA Negeri 19 Gowa.Metode. penelitian ini menggunakan desain pre-eksperiment. Pendekatan yang dilakukandalam penelitian ini adalah dengan teknik one group pre-test and posttest design. Kuisionersebagai alat ukur untuk mengetahui pengetahuan remaja siswa kelas XI SMA Negeri 19 Gowa.Hasil. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat pengetahuan remaja sebelumdiberikan pendidikn kesehatan masih banyak yang kuran yaitu 45 orang (75%) dan selebihnyabaik yaitu 15 orang (25%), namun setelah diberikannya pendidikan kesehatan terjadipeningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada responden yaitu 55 orang(91,7%) dan selebihnya masih kurang yaitu 5 orang (8,3%). Hasil uji statistik Wilcoxon yangmenunjukkan nilai signifikan p = 0,000 dan dapat dilihat adanya perubahan padapengetahuan remaja tentang Kesehatan reproduksi sebelum dan sesudah dilakuakanPendidikan Kesehatan reproduksi remaja.Kesimpulan. Ada pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan terhadappengetahuan remaja sebelum dan sesudah dilakukannya pendidikan kesehatan tentangkesehatan reproduksi