Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN HASIL OLAHAN IKAN TENGGIRI DI DESA SUNGAI UNDANG, KECAMATAN SERUYAN HILIR Darmono *; Aab Supriyadi; Andi Perdana Putra
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Belida Indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v3i1.128

Abstract

Strategi pemasaran merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan produk kepada konsumen, hal ini penting karena akan berhubungan dengan keuntungan yang ingin dicapai oleh perusahaan. Strategi pemasaran akan berjalan dengan optimal jika didukung oleh perencanaan yang terstruktur dengan baik untuk internal maupun eksternal perusahaan atau organisasi. Maka kegiatan pengembangan produk dapat dilakukan dengan baik apabila perusahaan senantiasa berinteraksi dengan konsumen untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen. Pengembangan produk yang dilakukan berupa pengembangan kualitas, desain, kemasan, dan pelayanan yang diberikan kepada konsumen, serta pemasaran produk olahan kerupuk ikan tenggiri. Pengembangan produk olahan kerupuk ikan tenggiri sangat diperlukan untuk membuat konsumen lebih tertarik dengan produk olahan kerupuk ikan tenggiri yang dihasilkanKata Kunci : Strategi Pemasaran, Konsumen, produk olahan kerupuk ikan tenggiri
Bimtek Literasi Sains Pada Guru Madrasah Ibtidaiyah di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Darmono *
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Jurnal PKM Balida Indonesia
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmbelida.v2i2.107

Abstract

Literasi sains merupakan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk memahami dan menggunakan pengetahuanya dalam kehidupan sehari – hari atau sering disebut dengan melek sains yang artinya pengetahuan bukan hanya secara konsep dan teori saja melainkan adanya pengaplikasian dari suatu konsep dan teori tersebut. Adapun menurut PISA (Programe for International Student Assesment) tahun 2015 Literasi sains merupakan kemampuan seseorang yang dapat menjelaskan fenomena ilmiah, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah, serta dapat menafsirkan data dan bukti ilmiah sehingga dapat memberikan suatu keputusan yang tepat dalam tindakan yang akan dilakukan. Bimtek Literasi Sains pada guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang dilaksanakan di Hotel Aston Banua Kota Banjarmasin sejalan dengan diterapkannya kurikulum 2013 yang sudah diterapkan juga di Madrasah Ibtidaiyah (MI) yaitu dengan pendekatan saintifik serta menggunakan berbagai macam metode pembelajaran, yang membuat siswa ikut terlibat selama proses pembelajaran berlangsung. Salah satu contohnya adalah seperti metode pembelajaran eksperimen.
IVENTARISASI PARASIT PADA IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) DI KOLAM UNIT BUDIDAYA POLITEKNIK SERUYAN Ana Harlina; Sri Herlina; Darmono *
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Belida Indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v3i2.152

Abstract

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA TAMBAK IKAN NILA DI DESA PEMATANG PANJANG *, Darmono; Triyadin, Sunan
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Budidaya Ikan
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v4i1.180

Abstract

Desa Pematang Panjang merupakan salah satu desa yang berada diwilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan. Desa Pematang Panjang merupakan salah satu tempat yang potensial untuk pengembangan usaha tambak ikan nila, kondisi perairan di desa tersebut sangat cocok untuk pembesaran ikan nila. Keadaan geografis Desa Pematang Panjang tersebut yang sangat potensial untuk melakukan usaha budidaya Ikan Nila. Usaha Budidaya Ikan Nila ini sudah berlangsung cukup lama dan sudah banyak memberikan konstribusi kepada masyarakat setempat.
Pelatihan Desain Kemasan Produk Hasil Olahan Ikan di Politeknik Seruyan Prodi D3 Budidaya Ikan M.M, Darmono S.Kom
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmbelida.v1i01.37

Abstract

Perkembangan aplikasi-aplikasi di bidang teknologi informasi mempunyai dampak besar di berbagai bidang kehidupan, tak terkecuali di bidang industri kreatif seperti percetakan, pengolahan digitalisasi dan desain kemasan suatu produk. Hal tersebut yang memdorong penulis untuk memberikan pelatihan kepada mahasiswa dan mahasiswi agar mereka dapat mengikuti perkembangan zaman dan meningkatkan kreativitas serta mampu memanfaatkannya untuk bekal setelah mereka lulus. Program Pengabdian Masyarakat yang dilakukan di Prodi D3 Budidaya Ikan Politeknik Seruyan, di Kuala Pembuang, Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, yang bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang dasar dan teknik dalam melakukan desain kemasan produk, Beberapa aplikasi pengolah desain sudah banyak berkembang. Namun, aplikasi yang populer dan banyak digunakan untuk kegiatan tersebut adalah Canva berbasis desktop dan android. Aplikasi Canva bukan hanya dapat melakukan pengeditan foto, bahkan bisa memberikan efek pada gambar. Selain itu juga, Aplikasi Canva dimanfaatkan oleh banyak orang tidak terkecuali para mahasiswa dan mahasiswi. Aplikasi Canva juga sering mempunyai peran penting dalam pekerjaan bidang publikasi atau percetakan.
KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN KOI (Cyprinus rubrofuscus) YANG DIPIJAHKAN SECARA ALAMI DI BPBAT MANDIANGIN Agus, Emilina; Herlina, Sri; *, Darmono
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Belida Indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v4i2.215

Abstract

Ikan koi merupakan ikan yang berasal dari jepang dan mengalami perkembangan pesat di Indonesia karena mempunyai daya tarik dari berbagai macam corak warna dan bentuk tubuh yang sangat indah. Kelangsungan hidup benih ikan koi (SR) dilakukan yaitu dengan mengamati jumlah ikan yang hidup pada awal dan akhir, hal tersebut dilakukan dengan cara menghitung seluruh jumlah ikan yang masih hidup yaitu dihitung dengan menggunakan rumus.  Tujuan dari penelitian dengan judul kelangsungan hidup benih ikan koi yang dipijahkan secara alami di BPBAT Mandiangin yaitu untuk mengetahui tingkat kelangsungan  hidup benih ikan koi yang di pijahkan secara alami di BPBAT Mandiangin dan mengetahui pengaruh kualitas air terhadap kelangsungan benih ikan koi.Hasil dari pemeliharaan benih ikan koi (Cyprinus rubrofuscus) maka didapatkan data berupa Nilai kelangsungan hidup benih ikan koi sebesar 88,3% hasil tersebut digolongkan dalam hasil yang sangat baik. Kualitas air pada kolam induk rata-rata pH pada pagi hari yaitu 9, pada sore hari rata-rata pH nya yaitu 11,6, pada kolam pendederan rata-rata pH pada pagi hari yaitu 7,6, pada sore hari rata-rata pH nya yaitu 9,3. Hasil pengukuran suhu pada kolam induk suhu paginya rata-rata 26,0°C dan pada sore hari suhu rata-ratanya 32,3 °C. Pada kolam pendederan suhu paginya rata-rata 28,4°C dan pada sore hari suhu rata-ratanya 32,1°C. Hasil pengukuran DO pada kolam induk DO pagi harinya rata-rata 4,7 mg/l dan pada sore hari DO rata-ratanya 7,7 mg/l. Pada kolam pendederan DO pagi harinya rata-rata 4,6 dan DO rata-rata pada sore harinya 8,0 mg/l.
DAYA TETAS TELUR DAN TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP PADA BENIH IKAN MANFISH (Pterophyllum scalare) DI BPBAT MANDIANGIN Eliyana, Widya; Herlina, Sri; Darmono, Darmono
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i1.16299

Abstract

This study aims to analyze the level of corn farmers' participation in agricultural extension programs and the factors influencing it in the Porehu District. Employing a survey method with a descriptive analysis approach and a quantitative paradigm, the study involved 112 corn farmers as respondents. The results indicate that internal factors such as age, education, farming experience, income, and family dependents significantly impact farmers' participation in extension activities. Additionally, external factors including farmers' motivation, perception of extension, support for infrastructure, support from extension agents, and social environment support also significantly affect farmers' participation. These findings highlight the need to develop more effective and inclusive extension strategies and strengthen collaboration among the government, agricultural extension agents, farmer organizations, and other relevant stakeholders. Such efforts are expected to enhance farmer participation and the success of agricultural extension programs, ultimately positively impacting agricultural productivity and farmers' well-being.
MODEL PEMATAAN SOSIAL EKONOMI DAN TANTANGAN KESEJAHTERAAN NELAYAN KECIL DI KABUPATEN SERUYAN Darmono, Darmono; Herlina, Sri; Triyadin, Sunan
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6678

Abstract

Seruyan Regency has significant fisheries potential, with a total production of 21,521.67 tons in 2022. However, this potential has not yet fully improved the welfare of small-scale fishers. This study aims to identify the socio-economic conditions of small fishers in Seruyan Regency, analyze the challenges they face, and develop a socio-economic mapping model that comprehensively represents their level of welfare. The research employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach, using both primary and secondary data collected from small fishers, village officials, local government, and other related stakeholders. The findings reveal that small fishers in Seruyan Regency face major issues such as limited market access, low financial literacy, traditional fishing technology, and restricted access to capital and institutional support. Social factors such as low educational levels and limited adaptive capacity to change further worsen their situation. The socio-economic mapping model developed in this study is expected to serve as a foundation for local governments in formulating empowerment policies and programs that are more targeted, equitable, and sustainable