Rahmat Hidayat
Institut Agama Islam Negeri Bone

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Inovasi dalam Model Bisnis Distribusi: Tantangan dan Peluang di Era Digital Hasminiar Hasminiar; Rahmat Hidayat; Otong Karyono; Nur Aulia Fitri; Lisa Anggryani
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 6: September 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i6.4536

Abstract

Distribusi cukup erat kaitannya dengan proses kegiatan pemasaran maupun penjualan. Zaman ini, aktivitas bisnis berlangsung dalam lingkungan digital yang menghubungkan individu dan organisasi. Dunia digital merupakan fenomena global yang seluruh aktivitasnya terkontrol sepenuhnya dan didukung oleh munculnya teknologi-teknologi canggih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi inovasi, tantangan dan peluang berbagi model bisnis di era digital. Jenis penelitian yang digunakan Reseacrh Library, menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriftif, untuk pengumpulan datanya meliputi peninjauan berbagai literatur. Adapun hasil dari penelitian ini, penggunaan teknologi informasi yang terintegrasi dengan model bisnis yang inovatif menjadi kunci untuk mencapai keunggulan kompetitif di era digital ini. Distribusi dalam pemasaran tidak lagi hanya mengacu pada pengiriman fisik barang, tetapi juga melibatkan strategi digital seperti media sosial dan market place untuk memperluas jangkauan dan efisiensi dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Peluang tersebut meliputi bisnis e-commerce dan marketplace yang memungkinkan penjualan produk secara online dengan biaya yang lebih rendah, serta UMKM yang dapat memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar mereka. Adapun tantangan era digital yang harus dihadapi seperti cyber security, privasi data, persaingan yang ketat, dan ketergantungan pada teknologi menjadi hambatan yang signifikan.
Heritage Asset Rumah Saoraja: Analisis Nilai Ekonomi, Nilai Budaya, dan Implikasinya terhadap Akuntansi Budaya Rahmat Hidayat; A.M. Rahmat Ramadhani Al Kautsar .M; Riri Sundari; Amelia Saputri; Reski Amelia; Muhammad Yamin
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 2 No 1 (2026): July: Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/6ydjb495

Abstract

This study analyzes the cultural values of Rumah Saorajana in Lemoape Village and their implications for cultural accounting from a heritage asset perspective. A qualitative approach with an interpretive paradigm and phenomenological method was employed. Data were collected through observation, in-depth interviews, documentation, and literature review, and analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive analysis model. The findings indicate that Rumah Saorajana fulfills the characteristics of a heritage asset by embodying historical, social, educational, and cultural values reflected in the Bugis principles of siri', sipakatau, sipakalebbi, and sipakainge. These values represent intangible cultural values that generate sustainable social and cultural benefits despite providing no direct economic returns. The study also identifies the absence of formal inventory, administrative recording, and disclosure systems for cultural assets. The findings contribute to the development of cultural accounting by integrating local cultural values into public asset management while promoting transparency and accountability in heritage conservation.  
Inovasi dalam Model Bisnis Distribusi: Tantangan dan Peluang di Era Digital Hasminiar Hasminiar; Rahmat Hidayat; Otong Karyono; Nur Aulia Fitri; Lisa Anggryani
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 6: September 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i6.4536

Abstract

Distribusi cukup erat kaitannya dengan proses kegiatan pemasaran maupun penjualan. Zaman ini, aktivitas bisnis berlangsung dalam lingkungan digital yang menghubungkan individu dan organisasi. Dunia digital merupakan fenomena global yang seluruh aktivitasnya terkontrol sepenuhnya dan didukung oleh munculnya teknologi-teknologi canggih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi inovasi, tantangan dan peluang berbagi model bisnis di era digital. Jenis penelitian yang digunakan Reseacrh Library, menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriftif, untuk pengumpulan datanya meliputi peninjauan berbagai literatur. Adapun hasil dari penelitian ini, penggunaan teknologi informasi yang terintegrasi dengan model bisnis yang inovatif menjadi kunci untuk mencapai keunggulan kompetitif di era digital ini. Distribusi dalam pemasaran tidak lagi hanya mengacu pada pengiriman fisik barang, tetapi juga melibatkan strategi digital seperti media sosial dan market place untuk memperluas jangkauan dan efisiensi dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Peluang tersebut meliputi bisnis e-commerce dan marketplace yang memungkinkan penjualan produk secara online dengan biaya yang lebih rendah, serta UMKM yang dapat memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar mereka. Adapun tantangan era digital yang harus dihadapi seperti cyber security, privasi data, persaingan yang ketat, dan ketergantungan pada teknologi menjadi hambatan yang signifikan.
Akuntansi Syariah dan Konvensional Pertarungan Paradigma antara Profit dan Prinsip A. M. Rahmat Ramadhani Al Kautsar M.; Rahmat Hidayat; Masyhuri
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 1 No 3 (2026): March: Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/pdx2ky03

Abstract

This study examines the paradigmatic tension between Islamic accounting and conventional accounting, focusing on the contest between profit orientation and normative principles in financial reporting. Using a qualitative literature-based approach, the research analyzes academic studies, accounting standards, and empirical findings related to IFRS and AAOIFI. The findings indicate that the divergence between Islamic and conventional accounting is rooted in fundamentally different philosophical foundations regarding accountability, value creation, and the purpose of financial information. While conventional accounting prioritizes economic efficiency and shareholder interests, Islamic accounting emphasizes ethical responsibility, shariah compliance, and social accountability. The study further reveals that the implementation of Islamic accounting faces structural challenges due to the dominance of global standards, resulting in practical compromises in disclosure, governance, and reporting behavior. However, empirical evidence suggests that shariah-based standards contribute to lower earnings management, stronger governance, and broader social reporting. The paper argues that the future of Islamic accounting depends on its ability to reconstruct a coherent paradigm that integrates economic performance with normative values, supported by strong governance and adaptive institutional frameworks