Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Efektifitas Mobile Jkn Dalam Mempermudah Pendaftaran Dan Cicilan (Rehab) Bagi Peserta Bpjs Kesehatan Labuhanbatu Gandhi Sulaiman Sitompul; Atikah Atikah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas aplikasi Mobile JKN dalam mempermudah proses pendaftaran dan cicilan rehabilitasi (rehab) bagi peserta BPJS Kesehatan di Labuhanbatu. Dengan semakin berkembangnya teknologi digital, aplikasi Mobile JKN diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan kesehatan dan aksesibilitas bagi peserta BPJS. Penelitian ini menggunakan metode survei dan wawancara kepada pengguna aplikasi serta analisis data mengenai frekuensi dan kemudahan pendaftaran serta cicilan rehab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Mobile JKN memberikan kemudahan dalam proses pendaftaran dengan mengurangi waktu dan usaha yang dibutuhkan peserta. Namun, terdapat beberapa tantangan terkait dengan pengelolaan cicilan rehab yang memerlukan perbaikan lebih lanjut. Temuan ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengembangan aplikasi dan peningkatan layanan BPJS Kesehatan di masa depan.
Analisis Efektifitas Mobile Jkn Dalam Mempermudah Pendaftaran Dan Cicilan (Rehab) Bagi Peserta Bpjs Kesehatan Labuhanbatu Gandhi Sulaiman Sitompul; Atikah Atikah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas aplikasi Mobile JKN dalam mempermudah proses pendaftaran dan cicilan rehabilitasi (rehab) bagi peserta BPJS Kesehatan di Labuhanbatu. Dengan semakin berkembangnya teknologi digital, aplikasi Mobile JKN diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan kesehatan dan aksesibilitas bagi peserta BPJS. Penelitian ini menggunakan metode survei dan wawancara kepada pengguna aplikasi serta analisis data mengenai frekuensi dan kemudahan pendaftaran serta cicilan rehab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Mobile JKN memberikan kemudahan dalam proses pendaftaran dengan mengurangi waktu dan usaha yang dibutuhkan peserta. Namun, terdapat beberapa tantangan terkait dengan pengelolaan cicilan rehab yang memerlukan perbaikan lebih lanjut. Temuan ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengembangan aplikasi dan peningkatan layanan BPJS Kesehatan di masa depan.
MENINGKATKAN CINTA, BANGGA, & PAHAM RUPIAH MELALUI SOSIALISASI DAN SIMULASI TRANSAKSI SISWA SD DESA KUTAMBARU Devi Herawati; Albina Humaira Manurung; Rezza Pramudipa; Atikah Atikah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i01.2021

Abstract

Efforts to improve financial literacy and foster pride in the Rupiah were carried out through the integration of the “Love, Proud, Understand (CBP) Rupiah” campaign with practical transaction simulations for elementary school students (grades 4 to 6) in Kutambaru. As a symbol of national sovereignty, the Rupiah requires early understanding to prevent improper treatment and to enhance financial literacy. The methods used included interactive lectures and experiential learning to deliver materials such as the introduction to the Rupiah, its meaning and role, and its security features, followed by transaction simulations using a menu booklet to test practical skills. The results showed high student enthusiasm during the socialization activities, with students demonstrating confidence in identifying the security features of the Rupiah. In the transaction simulation practice, approximately 43% of students completed the tasks perfectly, while the remaining 57% made minor errors related to calculation and accuracy. This approach proved effective in developing both theoretical and practical understanding, although further reinforcement is needed to improve accuracy for optimal results