Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Audit Tenure Terhadap Integritas Laporan Keuangan Ririn Nurhasanah; Siti Nuridah; Bella Puspita Audina; Pungki Martha Kusuma; Emy Setyawati Melati Putri
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5888

Abstract

Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi yang penting bagi pihak berkepentingan untuk pengambilan keputusan. Sebagai pihak yang independen, auditor yang melakukan perikatan dengan kliennya dituntut dapat bekerja secara professional sehingga opini yang dihasilkan dapat dipertanggung jawabkan. Dengan begitu, laporan keuangan akan memiliki integritas yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh audit tenure terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan metode asosiatif. Objek penelitian yang digunakan adalah laporan keuangan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 74 perusahaan. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 15 perusahaan dengan Teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Teknik analisis data menggunakan bantuan software SPSS Versi 22. Hasil uji T variabel audit tenure menunjukkan nilai T hitung sebesar 2,097 yang membuktikan bahwa audit tenure berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan.
Analisis Kebangkrutan Perusahaan Menggunakan Metode Zmijewski dan Metode Springate Fitri Nurhasanah; Sri Mulyani; Pungki Martha Kusuma
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15223

Abstract

Efek wabah covid-19 di seluruh dunia merenggut kemakmuran perekonomian dunia tidak terkecuali di Indonesia, banyak perusahaan yang di kabarkan gulung tikar karena tidak maksimalnya perputaran ekonomi baik Indonesia maupun di dunia .Perusahaan Food & Beverage menjadi salah satu industri yang memiliki peran penting yang mana perusahaan ini turut menyumbang perekonomian Indonesia menurut data Pusat Badan Statistik, akan tetapi pasca covid-19 industri ini belum memiliki peningkatan yang stabil serta di dukung dengan berkurangnya tingkat pengangguran di mana hal tersebut merupakan hal yang unik, di mana penurunan kegiatan perekonomian tetapi pada data yang tersaji pada Badan Pusat Statistik menunjukkan angka peningkatan bukan penurunan, baik pada segi Industri Food & Beverage maupun angka tingkat pengangguran terbukanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana model zmijewski dan metode springate dapat memberikan gambaran mengenai kondisi perusahaan apakah mengalami kebangkrutan atau tidak yang berfokus pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode 2021-2023. Di mana penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melakukan pengukuran pada laporan keuangan pada perusahaan Food & Beverage periode 2021-2023 dengan menggunakan dua metode analisis kebangkrutan perusahaan yaitu metode zmijewski dan metode springate. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa dokumen laporan keuangan yang di dapat dari pihak pengumpul data yaitu Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menyatakan analisis kebangkrutan menggunakan metode zmijewski terdapat 3 perusahaan dalam kondisi bangkrut sedangkan 40 perusahaan lainnya berada pada posisi aman, serta dengan tingkat akurasi dengan menggunakan metode zmijewski sebesar 93,02%, dan tingkat error sebesar 6,98%, untuk analisis kebangkrutan dengan metode springate terdapat 32 perusahaan dalam kondisi bangkrut sedangkan hanya 11 perusahaan yang berada pada posisi aman, dengan tingkat akurasi sebesar 25,59% dan tingkat error sebesar 74,41%.