Arivatu Ni'mati Rahmatika
Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DUAL BANKING SYSTEM DI INDONESIA Arivatu Ni'mati Rahmatika
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 2 No 2 (2014): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dual Banking System sebagai sistem perbankan yang dianut di Indonesia. pengelolaan asset agar tidak terlalu banyak idlefund juga menjadi salah satu dari sekian banyak kebijakan yang diprioritaskan oleh manajemen baik bank konvensional maupun bank syariah.Dana pihak ketiga merupakan sumber pendapatan terbesar yang diperoleh oleh bank konvensional dan bank syariah, dana pihak ketiga dikelola sedemikian rupa agar fungsi lembaga keuangan bank tetap berjalan yaitu funding dan lending. Dalam praktiknya, Bank Syariah dan Bank Konvensional memberikan kredit/pembiayaan kepada UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), baik secara langsung maupun melalui Microfinance, sesuai dengan target masing-masing lembaga keuangan bank. Oleh karena itu, konsep Dual Banking System harus diperjelas agar tingkat keamanan syariah bagi muslim benar-benar terjaga dari sisi pengelolaan asset, pendapatan dana pihak ketiga (DPK) oleh bank dan penyaluran dananya.
Analisis Pengaruh Luas Lahan, Biaya Produksi, dan Harga Jual terhadap Pendapatan Petani Tembakau di Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang Sholechah Sholechah; Arivatu Ni'mati Rahmatika; Nia Aprilia Bisari
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kualitas produk, harga, dan kepercayaan merek terhadap keputusan pembelian pada produk tembakau. Latar belakang penelitian ini didasari oleh peran strategis sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau, dalam menunjang perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan petani. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang sesuai dengan kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda, uji t untuk melihat pengaruh parsial, uji F untuk pengaruh simultan, serta koefisien determinasi (R²) untuk mengukur kontribusi variabel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kualitas produk dan kepercayaan merek memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sementara harga menunjukkan pengaruh yang relatif lebih rendah. Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai R² mengindikasikan bahwa variabel independen mampu menjelaskan sebagian besar variasi dalam keputusan pembelian konsumen.
Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Pengelolaan Keuangan dengan Literasi Keuangan Sebagai Variabel Mediasi pada Mahasiswa FE UNWAHA Arivatu Ni'mati Rahmatika; Putri Irma Sari; Nia Aprilia Bisari
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan sosial terhadap pengelolaan keuangan dengan literasi keuangan sebagai variabel mediasi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Partial Least Square (PLS) melalui SmartPLS 4. Jumlah sampel sebanyak 60 responden. Data dikumpulkan melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa (t = 2,128; p = 0,033), yang berarti bahwa kebiasaan dan nilai-nilai dalam lingkungan sosial seperti keluarga dan teman sebaya dapat membentuk perilaku keuangan individu. Literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan (t = 5,210; p = 0,000), menunjukkan bahwa semakin tinggi pemahaman keuangan mahasiswa, semakin baik kemampuan mereka dalam mengatur pendapatan, pengeluaran, menabung, dan berinvestasi. Lingkungan sosial berpengaruh signifikan terhadap literasi keuangan (t = 3,068; p = 0,002), artinya lingkungan sosial menjadi faktor penting dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan keuangan mahasiswa.