Yosep Iswanto Padabang
STT Arastamar Wamena/ STFT Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi: Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik Yosep Iswanto Padabang
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 11, No 1 (2026): Oktober 2026 (In Progress)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30648/dun.v11i1.1942

Abstract

Abstract. Conflict-prone personalities directly and indirectly impact the success of character education in school. This situation raises the question of what educational model Christian educators should implement to develop students' character. In the context of students exposed to conflict, understanding (Christian) character is not only limited to striving for an active relationship with God, but also the fellowship of personality becomes important to consider. I argue that to develop a character education model in conflict areas, educators need to understand students' personalities as diverse and possessing fellowship values. Drawing on the thinking of Jorge Lopez Gonzalez, in this study, I discuss the concept of character education in the face of multiplicity and the model of fellowship to restore personality.Abstrak. Kepribadian yang rentan terhadap konflik secara langsung maupun tidak langsung memberikan pengaruh terhadap keberhasilan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Kondisi ini memunculkan pertanyaan tentang model pendidikan apa yang sebaiknya diterapkan oleh pendidik Kristen untuk mengembangkan karakter peserta didik. Pada konteks peserta didik yang terpapar konflik, pemahaman tentang karakter (Kristen) tidak hanya dibatasi pada upaya memperjuangkan relasi aktif dengan Tuhan, namun kerapuhan kepribadian pun menjadi penting untuk diperhatikan. Saya berargumen bahwa untuk membangun model pendidikan karakter di daerah konflik, pendidik perlu memahami pribadi peserta didik sebagai pribadi yang beragam dan memiliki nilai-nilai kerapuhan. Dengan memanfaatkan pemikiran Jorge Lopez Gonzalez, dalam penelitian ini, saya mempercakapkan konsep pendidikan karakter dalam wajah multiplisitas dan model persekutuan untuk memulihkan kepribadian.