Eva Martini
Prodi DIII Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI KELUARGA DALAM PEMANFAATAN DAUN KELOR UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI PADA BALITA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Eva Martini; Sri Kurnia Dewi; Ricko Dwi Haryanto; Asep Suryadin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.23831

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan masalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak akibat dari kekurangan gizi yang kronis. Dampak stunting jangka panjang adalah anak akan mengalami kehilangan produktifitas ketika dewasa. Intervensi yang perlu dilakukan untuk mencegah stunting dimulai dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi. Memberikan makanan tambahan menggunakan bahan lokal yang mempunyai keterjangkauan harga serta ketersediaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dalam meningkatkan pengetahuan keluarga dalam pemanfaatan daun kelor sebagai upaya pencegahan stunting. Metode penyuluhan yang digunakan yaitu kegiatan ceramah menggunakan media poster, sesi tanya jawab, pretest dan posttest. Pengabdian dilakukan oleh tim di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Tipar Kota Sukabumi. Peserta kegiatan sosialisasi adalah ibu yang memiliki balita yang datang ke posyandu berjumlah 35 orang. Evaluasi pada kegiatan ini dengan melakukan posttest berjumlah 15 soal. Evaluasi kegiatan ini menunjukan keberhasilan telah terpenuhi dengan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 22% berdasarkan hasil pre-test 43% dan posttest 65%.Abstract: Stunting is a problem of growth and development disorders in children as a result of chronic malnutrition. The long-term impact of stunting is that children will experience a loss of productivity when they grow up. Interventions that need to be carried out to prevent stunting start with meeting nutritional needs. Providing additional food using local ingredients that have affordable prices and availability. This community service activity aims to provide education in increasing family knowledge in the use of moringa leaves as an effort to prevent stunting. The counseling method used was lecture activities using poster media, question and answer sessions, pretest and posttest. The service was carried out by the team at the Posyandu Working Area of the Tipar Health Center, Sukabumi City. The participants of the socialization activity were mothers who had toddlers who came to the posyandu totaling 35 people. Evaluation in this activity by conducting a posttest totaling 15 questions. The evaluation of this activity showed that the success had been fulfilled with an increase in participants' knowledge by 22% based on the results of the pre-test 43% and the posttest 65%. 
GERAKAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING BERBAHAN DASAR KELOR PADA IBU HAMIL DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEK DAN STUNTING Dhinny Novryanthi; Eva Martini; Asep Suryadin; Tri Utami; Nanda Prasadila; Epa Pahrani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.30144

Abstract

Abstrak: Stunting terjadi mulai dari pra-konsepsi menjadi lebih berat ketika hamil dengan asupan gizi yang tidak mencukupi kebutuhan, serta ibu yang hidup di lingkungan dengan sanitasi kurang memadai. Selain itu keadaan ibu dengan kondisi status gizi berisiko kurang energi kronik (KEK) saat hamil akan berpotensi stunting pada anak. Pada ibu hamil perlu pemantauan gizi dan kesehatan untuk mencapai kesehatan yang optimal dan gizi seimbang. Makanan pendamping berbahan dasar daun kelor dianggap sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi kekurangan nutrisi di Indonesia. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan sebagai upaya pencegahan terjadinya KEK dan stunting, menggunakan metode ceramah dan demonstrasi. Pengabdian kepda Masyarakat ini dilakukan di Puskesmas Tipar, Peserta adalah ibu hamil yang berjumlah 27 orang (90%). Evaluai pada kegitan ini dengan melakukan pretest dan posttest berjumlah 15 soal, Evaluasi kegiatan ini menunjukkan keberhasilan telah terpenuhi dengan adanya peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan hasil pretest 43% dan posttest 65%. Peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan keterampilan soft skill dan hard skill dimana peserta mendapatkan ilmu mengenai upaya pencegahan KEK dan stunting, peserta juga dapat membuat puding berbahan daun kelor.Abstract: Stunting occurs from pre-conception to be more severe during pregnancy with inadequate nutritional intake, as well as mothers who live in environments with inadequate sanitation. In addition, the condition of mothers with nutritional status at risk of chronic energy deficiency (CED) during pregnancy will potentially stunting in children. Pregnant women need to monitor nutrition and health to achieve optimal health and balanced nutrition. Complementary foods made from moringa leaves are considered as an alternative to overcome nutritional deficiencies in Indonesia. This community service activity is carried out with the aim of preventing CED and stunting, using lecture and demonstration methods. This Community Service was carried out at the Tipar Health Center, Participants were pregnant women totaling 27 people (90%). Evaluation of this activity by conducting a pre-test and post-test totaling 15 questions, Evaluation of this activity showed that success had been met with an increase in participant knowledge based on the results of the pre-test 43% and post-test 65%. Participants who took part in this activity gained soft skills and hard skills where participants gained knowledge about efforts to prevent CED and stunting, participants could also make pudding from moringa leaves.