Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk menentukan guru terbaik ini menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk menghasilkan perhitungan yang konsisten dan objektif. Metode SAW adalah salah satu teknik dalam analisis keputusan yang memungkinkan perbandingan beberapa alternatif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Dalam sistem ini, terdapat beberapa komponen penting: data guru, data divisi, data kriteria, nilai bobot kategori, dan data peringkat. Data guru mencakup informasi lengkap tentang masing-masing guru yang dinilai. Data divisi mengidentifikasi area atau bidang yang relevan dalam penilaian. Data kriteria berisi parameter yang digunakan untuk mengevaluasi guru, seperti ketepatan waktu, kehadiran, tanggung jawab, penguasaan materi, dan kontribusi terhadap kegiatan sekolah, seperti kegiatan ekstrakurikuler, dan yang lainnya yang ada di lingkungan sekolah. Nilai bobot kategori mencerminkan kepentingan relatif dari setiap kriteria, sehingga kriteria yang dianggap lebih penting mendapatkan bobot yang lebih besar. Data peringkat menggabungkan nilai-nilai yang diperoleh berdasarkan kriteria dan bobot kategori untuk menghitung peringkat akhir. Guru dengan nilai peringkat tertinggi akan diidentifikasi sebagai yang terbaik dan berhak menerima sertifikat sebagai penghargaan atas pencapaiannya. Dengan sistem ini, diharapkan proses penilaian guru menjadi lebih adil dan transparan, serta memberikan penghargaan yang layak kepada guru yang berprestasi serta menumbuhkan semangat guru untuk menceredaskan anak bangsa dalam bidang pendidikan serta agar guru lebih semangat dalam menyampaikan materi terhadap anak didiknya.