Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STANDARDISASI/KALIBRASI SUMBER-SUMBER BRAKHITERAPI Prosedur Standardisasi untuk Kalibrasi Sumber-Sumber Brakhiterapi Pada Laboratorium Dosimetri Standar Sekunder (SSDL) dan Rumah Sakit Nazaroh Nazaroh
JURNAL STANDARDISASI Vol 7, No 2 (2005): Vol. 7(2) 2005
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v7i2.21

Abstract

Irradiasi dengan brakhiterapi kini dianggap bagian penting dari terapi kanker. Dengan perbaikan teknik lokalisasi dan sistem perencanaan, menyebabkan pemberian dosis lebih tepat dan akurat serta kedapat-ulangannya lebih baik. Tetapi hasil klinik yang dikehendaki hanya dapat dicapai dengan praktek klinik dan dosimetri yang baik, yaitu dengan mengimplementasikan program jaminan kualitas komprehensif yang meliputi prosedur kontrol kualitas secara rinci. Standar keselamatan dasar international (International Basic Standards) untuk proteksi terhadap radiasi pengion dan untuk keselamatan sumber radiasi telah menetapkan suatu prosedur kalibrasi sumber yang digunakan untuk paparan medik. Untuk sumber-sumber yang digunakan dalam brakhiterapi perlu kalibrasi yang tertelusur ke laboratorium dosimetri standar. Makalah ini membahas standardisasi atau kalibrasi sumber-sumber brakhiterapi dan kontrol pengukuran serta prosedur yang berkaitan dengan aspek keselamatan
PENGGUNAAN ANALISA STATISTIK SEBAGAI KONTROL MUTU HASIL PENGUKURAN Nazaroh Nazaroh
JURNAL STANDARDISASI Vol 7, No 1 (2005): Vol 7(1) 2005
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v7i1.640

Abstract

Pada setiap pengukuran, akan dihasilkan sejumlah data yang perlu dievaluasi. Metode statistik merupakan alat untuk memantau mutu hasil pengukuran atau pengujian. Gambaran mutu hasil pengukuran dapat dilihat melalui besaran ketidakpastian, yang akan memberikan banyak informasi tentang pengukuran tersebut.Sebelum mengevaluasi data pengukuran perlu dilakukan pemeriksaan terhadap data pengukuran apakah perlu dieliminasi atau tidak. Eliminasi titik-titik data harus konsisten dan tidak bergantung pada personil yang melaksanakan pengukuran dan bisa berdasarkan keinginan. Seorang peneliti yang kompeten akan bekerja keras untuk memelihara kekonsistenan di dalam analisis data primer. Ada beberapa bentuk analisis data yang dapat digunakan untuk mengevaluasi seluruh data pengukuran sebelum perhitungan hasilnya, diantaranya: kriteria chauvenet, kertas grafik probabilitas, z-score atau X2 (chi-square).