Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PRODUK BERTANDA SNI DI KOTA DENPASAR, BANJARMASIN, MATARAM DAN MANADO Febrian Isharyadi; Suminto Suminto; Ari Wibowo
JURNAL STANDARDISASI Vol 19, No 1 (2017)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v19i1.440

Abstract

Dalam memenuhi kebutuhannya, masyarakat sebagai konsumen akan berusaha untuk mendapatkan suatu barang ataupun jasa yang terjamin keamanan dan keselamatannya.  Dalam meningkatkan kepercayaan konsumen, produsen akan menerapkan SNI untuk produk yang dihasilkandengan dibubuhkannya tanda SNI pada produk yang dihasilkan. Hal ini  untuk  memberikan kepercayaan bagi masyarakat bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar sehingga aman untuk dikonsumsi. Namun demikian, diperkirakan belum semua masyarakat Indonesia memiliki persepsi yang sama terhadap produk bertanda SNI. Oleh karena perlu diketahui persepsi masyarakat khususnya terhadap produk bertanda SNI dalam menjaga keselamatan, keamanan, kesehatan masyarakat dan kelestarian fungsi lingkungan hidup untuk memberikan gambaran mengenai pemahaman publik terhadap produk bertanda SNI. Penelitian ini dilakukan di 4 (empat) kota besar wilayah Indonesia bagian tengah yaitu Denpasar, Banjarmasin, Mataram dan Manado dengan teknik incidental sampling yaitu dengan melakukan wawancara kepada siapa saja masyarakat atau pengunjung yang sedang berbelanja di supermarket atau hypermarket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap produk bertanda SNI di empat kota tersebut (Denpasar, Banjarmasin, Mataram dan Manado) khususnya dalam hal keamanan, keselamatan, kesehatan dan lingkungan hidup sebagian besar telah baik (73.74%), namun hal tersebut masih perlu ditingkatkan karena masih ada beberapa masyarakat yang memiliki persepsi lain terhadap produk bertanda SNI. Untuk meningkatkan persepsi masyarakat terhadap produk bertanda SNI dapat dilakukan melalui pendidikan standardisasi sejak dini sehingga pemahaman masyarakat terhadap produk bertanda SNI akan lebih baik.
PENERAPAN STANDAR MANAJEMEN ENERGI UNTUK MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI INDONESIA Erry Ricardo Nurzal; Suminto Suminto
JURNAL STANDARDISASI Vol 12, No 3 (2010): Vol. 12(3) 2010
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v12i3.155

Abstract

Salah satu instrumen kebijakan yang dapat diterapkan untuk melakukan penghematan penggunaan energi adalah standar manajemen energi. Standar tersebut memberikan pedoman bagi fasilitas-fasilitas industri untuk memasukkan efisiensi energi ke dalam praktek-praktek manajemen industri dan meningkatkan efisiensi energi sistem industri. Data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa penerapan standar manajemen energi di industri Indonesia dengan intensitas energi yang tinggi diperkirakan memberikan keuntungan dalam penghematan energi yang pada akhirnya dapat mengurangi emisi CO2Kata Kunci: Standar, manajemen energi, mitigasi, perubahan iklim, dukungan kebijakan . Selain itu, berdasarkan data yang ada juga menunjukkan bahwa standar manajemen energi akan dapat diterapkan oleh industri tersebut dengan lancar. Penerapan standar manajemen energi di industri untuk mitigasi perubahan iklim dapat berhasil, jika dilakukan bersama-sama dengan dukungan kebijakan lainnya. Dukungan kebijakan tersebut adalah membangun kesepakatan penetapan target, membangun kapasitas optimasi sistem, memberikan penghargaan, menerapkan kebijakan fiskal dan moneter dan pendanaan inovatif.