Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

METODE RESISTANSI UNTUK PENGUKURAN KENAIKAN TEMPERATUR LILITAN BERDASARKAN SNI IEC 60335-1:2009, STUDI KASUS : MESIN CUCI Prayoga Bakti; Himma Firdaus
JURNAL STANDARDISASI Vol 16, No 3 (2014)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v16i3.192

Abstract

METODE UJI TIUPAN ANGIN KOMPOR GAS SATU TUNGKU BERDASARKAN SNI 7368:2011 Himma Firdaus
JURNAL STANDARDISASI Vol 18, No 1 (2016)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v18i1.696

Abstract

Uji tiupan angin merupakan salah satu klausul dalam pengujian kompor gas. Pengujian ini mengacu pada SNI 7368:2011 yang ditetapkan pemerintah sebagai SNI wajib. SNI 7368:2011 tidak menjelaskan secara detail titik pengukurannya dan hanya menyebutkan kecepatan tiupan angin yang dipersyaratkan adalah 3 m/s. Hal tersebut dapat menyebabkan pelaksanaan pengujian berbeda antara satu dengan lainnya dan berakibat pada sulitnya pengendalian mutu hasil pengujian. Kondisi tersebut dapat dicegah dengan membangun sebuah metode uji baku atau pengembangan metode uji yang tervalidasi. Penulis mengusulkan metode uji dengan membuat simulasi sembilan titik uji dengan variasi jarak kompor terhadap dinding yaitu 0.5 meter (kondisi 1) dan 1,2 meter (kondisi 2). Sumber tiupan angin diletakkan 1 meter dari kompor gas. Validasi terhadap metode uji dilakukan dengan uji presisi, uji akurasi, peta kendali dan uji kapabilitas proses (Cp). Nilai Cp pada kondisi 1 yaitu 1,51 dan pada kondisi 2 yaitu 1,66. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kedua kondisi pengukuran kapabel. Namun, jika dianalisis terhadap keseluruhan parameter kualitas (uji kapabilitas proses, peta kendali, akurasi dan presisi), maka hanya kondisi 1 dengan titik pengukuran 4 dan 5 yang dapat digunakan sebagai acuan pengukuran pada metode uji tiupan angin yang diusulkan untuk kompor gas satu tungku.