Risal
Fakultas Ekonomi, Universitas Panca Bhakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN SIPKD TERHADAP KINERJA BENDAHARA PADA SKPD-SKPD DI KOTA PONTIANAK Endang Kristiawati; Risal
Jurnal Equilibrium Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Panca Bhakti Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Repository
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Analisis Penerapan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah terhadap Kinerja Bendahara pada SKPD-SKPD di Kota Pontianak” merupakan penelitian yang diambil dari adanya perubahan Sistem akuntansi yang digunakan yaitu basis kas ke basis akrual, maka disetiap pemerintahan baik pusat maupun daerah telah diberikan aplikasi untuk menunjang kinerja dalam hal pengelolaan keuangan yang disebut Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD). SIPKD adalah aplikasi terpadu yang dipergunakan sebagai alat bantu pemerintah daerah yang digunakan untuk meningkatkan implementasi dari berbagai regulasi bidang pengelolaan keuangan daerah yang berdasarkan pada asas efisiensi, ekonomis, efektif, transparan, akuntabel dan auditable. Maka peneliti ingin mengetahui sejauh mana pengaruh penerapan dari sistem informasi dalam pengelolaan keuangan berbasis akrual di kota Pontianak terhadap kinerja bendahara SKPD nya. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah SKPD – SKPD yang ada di kota Pontianak berjumlah 29 SKPD. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer diperoleh dengan menggunakan daftar pertanyaan yang terstruktur berbentuk kuisioner dengan tujuan mencari informasi langsung dari pihak yang bersangkutan yakni Bendahara. Variabel penelitian yang mempengaruhi (X) dalam penelitian ini adalah sebagai penerapan SIPKD adalah pemahaman SDM dan perangkat pendukung yang digunakan, sedangkan variabel yang dipengaruhi (Y) adalah kinerja bendahara dengan model regresi sederhana. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Pemahaman SDM dan Perangkat Pendukung diterima, maka dapat disimpulkan bahwa setiap terjadi perubahan perlu yang namanya pelatihan untuk meningkatkan pemahaman SDM serta didukung dengan perangkat yang nantinya dapat mempermudah dan membantu kinerja bendahara. Setiap perubahan yang terjadi dalam sistem akuntansi pemerintahan akan membawa dampak yang baik dalam hal efisiensi dan ektifitas dari kinerja bendahara serta meghasilkan kualitas dari laporan keuangan pemerintahan daerah (LKPD) yang dihasilkan.
PENGUNGKAPAN RISIKO KEUANGAN PADA BANK SYARIAH Renny Wulandari; Risal
Jurnal Equilibrium Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Panca Bhakti Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Repository
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus bank bermasalah di Indonesia sudah sering terjadi yaitu praktik perbankan yang tidak sehat terkait dengan kredit macet yang menyebabkan likuidasi bank pada tahun 1992 dan menjadi salah satu potret kelam industri perbankan di Indonesia (Suhardjanto dan Dewi, 2011). Fenomena tersebut merupakan hal yang mengkhawatirkan para investor karena risiko yang melekat pada bank juga berarti risiko yang harus ditanggung para investor. Oleh karena itu, pengungkapan risiko dalam laporan keuangan menjadi penting karena dapat menyebabkan berkurangnya asymetri information yang menyebabkan kerugian bagi stakeholder terutama investor dan nasabah (Suhardjanto dan Dewi, 2011). Tujuan dari pengungkapan risiko menurut PSAK adalah untuk menyediakan informasi guna mengingkatkan pemahaman mengenai signifikansi instrumen keuangan terhadap posisi keuangan, kinerja, dan arus kas entitas serta membantu penilaian jumlah, waktu dan tingkat kepastian arus kas masa depan yang terkait dengan instrumen keuangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh NPF dan FDR terhadap pengungkapan risiko keuangan pada perbankan syariah. Untuk mencapai tujuan tersebut dilaksanakan metode penelitian asosiatif dengan sumber data berupa data sekunder yaitu data laporan tahunan dengan periode 2013-2016. Populasi dalam penelitian ini adalah industri perbankan syariah yang ada di Indonesia dan yang mengeluarkan laporan keuangan tahunan. Teknik pengumpulan data dengan metode dokumentasi yaitu mengumpulkan data sekunder dari berbagai sumber. Analisa data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan regresi berganda. Type of Paper: Studi Kasus Bank Syariah di Indonesia Keywords: Bank Syariah, Pengungkapan Risiko Keuangan, NPF, FDR, BOPO dan NET