Guntur Andika Alan Roh Lani
Sekolah Tinggi Teologi Borneo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Liturgi Bulan Budaya sebagai Upaya Tranformasi Misi Kristen yang Kontekstual di Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Guntur Andika Alan Roh Lani; Maria Rosa Sihombing
ICHTUS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 5 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : ICHTUS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This paper aims to analyze theologically the establishment of the GMIT cultural month as part of the contextual transformation of Christian mission in the GMIT liturgy. This is done as an effort to contextualize the Gospel message in GMIT services. Because GMIT is a Christian denomination whose scope of service is in the East Nusa Tenggara region (outside the island of Sumba) and West Nusa Tenggara which consists of heterogeneous communities. The heterogeneity of society can be seen in differences in ethnicity, language, traditions and culture. Therefore, a contextual form of liturgy is needed in which the congregation can meet Christ. In this article, the author uses several sources relating to the encounter of the Gospel and Culture as a reference point for conducting a theological analysis of the implementation of Culture Month. These sources are in the form of articles and printed books that are relevant to the study subject being discussed.Keywords: GMIT, Culture Month, Christian Mission Transformation, and Contextual.Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis secara teologis tentang penetapan bulan budaya GMIT sebagai bagian dari tranformasi misi Kristen yang kontekstual dalam liturgi GMIT. Hal ini lakukan sebagai upaya mengkontekstualisasi berita Injil dalam pelayanan GMIT. Sebab GMIT merupakan denominasi Kristen yang lingkup pelayanan di wilayah Nusa Tenggara Timur (diluar pulau Sumba) dan Nusa Tenggara Barat yang terdiri dari masyarakat heterogen. Hoterogenitas masyarakat dapat dilihat dalam perbedaan suku, bahasa, tradisi, dan budaya. Oleh karena itu diperlukan bentuk liturgi yang kontekstual yang di dalamnya jemaat dapat bertemu dengan Kristus. Dalam tulisan ini, penulis menggunakan beberapa sumber yang berkenaan dengan perjumpaan Injil dan Budaya sebagai titik acuan untuk melakukan analisa teologi terhadap pelaksanaan Bulan Budaya. Sumber-sumber tersebut dalam bentuk artikel dan buku-buku cetak yang relevan dengan pokok kajian yang dibahas.Kata Kunci: GMIT, Liturgi Bulan Budaya, Tranformasi Misi Kristen, dan Kontekstual.