Ahmad Makmun Khodori
Program Studi Magister Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Bulaksumur Yogyakarta 55281, Indonesia., Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Minority within a Minority: Eksistensi dan Narasi Identitas Penghayat non-paguyuban di Yogyakarta Ahmad Makmun Khodori
Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi Vol 7, No 2 (2024): Juni
Publisher : Prodi Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/endogami.7.2.270-285

Abstract

Penelitian ini menganalisis satu topik terkait eksistensi dan identitas Penghayat non-paguyuban yang merupakan bagian dari Agama Leluhur di Yogyakarta. Dua pertanyaan berusaha untuk dijawab dalam penelitian ini yakni bagaimana kondisi Agama Leluhur di Yogyakarta? Mengapa terdapat penghayat yang tidak tergabung dalam paguyuban seperti lainnya dan memilih menjadi penghayat tanpa paguyuban? Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Penghayat non-Paguyuban dalam menjaga eksistensi dan identitas yang milikinya. Hasil penelitian menunjukan bahwa identitas yang menempel pada Penghayat non-paguyuban berdampak pada perjuangan dalam mempertahankan eksistensinya. Identitas Penghayat non-paguyuban mengarah pada mereka yang merupakan Penghayat namun tidak tergabung dalam paguyuban tertentu, sehingga mereka tidak sepenuhnya diakui karena tidak adanya pengakuan secara resmi dari MLKI (Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia) jika mereka merupakan bagian dari Penghayat Kepercayaan di Yogyakarta. Dalam situasi semacam ini, ada risiko bahwa eksistensi Penghayat non-paguyuban dapat menghilang seiring berjalannya waktu.