Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TEKNOLOGI KOMPRESI AUDIO DENGAN ADVANCED AUDIO CODING (AAC) Tasri Ponta
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.15 KB)

Abstract

AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding merupakan standar format berkas audio terkompresi. AAC umumnya memiliki kualitas suara yang lebih baik dibandingkan dengan format populer MP3 dalam bitrate yang sama khususnya pada bitrate di bawah 100 kbit/s. AAC merupakan format yang umum digunakan ketika melakukan kompresi CD audio pada Apple iPod dan iTunes (eksensi .m4a). Format MP3 masih merupakan teknologi baru dan mulai berkembang. MP3 merupakan format standar untuk audio portabel masa depan. AAC memiliki keterbatasan diakibatkan lebih berat, lebih rumit, dan mempunyai dukungan yang minim dari para pengembang. AAC Bukan untuk Penyimpanan. Dari hasil pengujian terlihat bahwa AAC sangat superior dalam menghasilkan audio yang “masih bisa didengar” pada bit rate yang sangat kecil (15 Kbps). Kualitas suara jauh dari memuaskan, tetapi pada bit rate minimal masih mampu memberikan kualitas suara yang “cukup baik”. Pada bit rate satu lagu hanya membutuhkan sekitar 500 KB. Sehingga dengan demikian mempunyai efisiensi yang sangat tinggi. AAC tidak terlalu istimewa pada bit rate tinggi. Berdasarkan pengamatan masih memiliki kualitas yang kurang lebih sama dengan format-format yang sudah ada (MP3, WMA, ataupun OGG). Kata Kunci : Kompresi Aucio, Advanced Audio Coding (AAC)
PENGARUH KETERSEDIAAN BANDWIDTH TERHADAP UNJUK KERJA VOIP (Voice Over Internet Protocol) Tasri Ponta
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 1, No 1 (2016): September
Publisher : Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.886 KB)

Abstract

Protokol IP tidak memiliki pelaporan kesalahan (error reporting) dan mekanisme perbaikan kesalahan (error-correcting mechanism). Protokol IP juga tidak menyediakan mekanisme untuk host and management queries.Pada Penelitian ini dirancang suatu perangkat lunak yang dioperasikan untuk melakukan tugas pemantauan (monitoring) terhadap konektivitas antar perangkat komputer di dalam jaringan LAN. Perancangan perangkat lunak ini menggunakan metode pengecekan ICMP (Internet Control Message Protocol); dengan mengirimkan suatu pesan echo-request dari host asal, dan menerima responnya kembali berupa pesan echo-reply dari host tujuan yang dipantau. Perangkat lunak monitoring jaringan ini diharapkan dapat digunakan oleh seorang pemakai (user) dalam mendeteksi kondisi status beberapa link pada jaringan yang dipantaunya secara real-time, apakah status link yang sedang dipantaunya berada dalam kondisi ‘up’ (alive) ataukah sebaliknya (kondisi link ‘down’).Pesan-pesan echo-request dan echo-reply pada protokol ICMP didesain untuk mengidentifikasi adanya permasalahan di dalam jaringan. Gabungan dari echo-request dan echo-reply ini digunakan oleh seorang network manager atau seorang user untuk mengetahui apakah kedua sistem (pengirim dan penerima) dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnyaKata Kunci : IP, ICMP, Echo-request, echo-reply
MIGRASI KE TELEVISI DIGITAL (DTV) DAN PROSPEK PENGEMBANGANNYA Tasri Ponta
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 2, No 2 (2017): September
Publisher : Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.125 KB)

Abstract

Televisi Digital (DTV) adalah satu jenis teknologi penyiaran melalui udara yangbaru dan inovatif yang mengirimkan gambar melalui gelombang udara dalam bentuk bitdata, seperti halnya komputer. DTV memungkinkan stasiun TV untuk dapat menyediakangambar yang secara dramatis lebih jelas, berkualitas suara lebih baik dan pilihan programyang lebih banyak. DTV juga memungkinkan dilakukannya siaran berdefinisi tinggi (HD)bagi para pemirsa yang memiliki pesawat HD dan menyediakan kemampuan interaktif danlayanan data subtitle yang lebih baik.Migrasi TV analog ke TV digital memberikan beberapa keuntungan, yaitukebutuhan spectrum yang lebih kecil untuk aplikasi TV digital, yang memberikan ruangkosong baru di spectrum frekuensi (digital dividend). Digital dividend ini direncanakanakan dipergunakan untuk aplikasi broadband mobile. Keuntungan digunakannya spectrumUHF ini untuk aplikasi broadband nirkabel adalah jangkauan yang lebih besar daripemancar dan kemampuan gelombang untuk menembus tembok. Problem yang muncul,yaitu masalah interferensi dari handphone ke pesawat TV bisa direduksi dengan melakukanperencanaan band, yaitu dengan menukar posisi uplink dan downlink dari posisi yangbiasanya digunakan pada aplikasi GSM.Kata Kunci : Televisi Digital (DTV)