Intan Sari
Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Implementasi Sistem Pembayaran Digital QRIS untuk Meningkatkan UMKM di Jorong Balai Badak Azian Erdawati; Intan Sari
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses sosialisasi dan implementasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) bagi pelaku usaha di Jorong Balai Badak, Nagari Batu Kambing. QRIS merupakan sistem pembayaran digital berbasis kode QR yang dikembangkan untuk mendukung inklusi keuangan dan efisiensi transaksi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi QRIS meningkatkan pemahaman dan minat sebagian pelaku usaha, terutama usaha muda. Namun, tantangan seperti literasi digital rendah, keterbatasan perangkat, dan kualitas jaringan internet masih menjadi hambatan. Implementasi QRIS memberikan dampak positif berupa kemudahan transaksi, pencatatan keuangan otomatis, dan perluasan akses pasar. Dukungan lanjutan, pelatihan berkelanjutan, dan infrastruktur diperlukan agar implementasi QRIS dapat merata dan berkelanjutan di masyarakat pedesaan, khususnya dalam konteks nagari. This study aims to analyze the socialization and implementation process of QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) for business actors in Jorong Balai Badak, Nagari Batu Kambing. QRIS is a QR code-based digital payment system developed to support financial inclusion and transaction efficiency. The study used a qualitative descriptive method, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that QRIS socialization increased understanding and interest among business actors, especially young entrepreneurs. However, challenges such as low digital literacy, limited devices, and internet quality remain. QRIS implementation has positive impacts, including ease of transactions, automatic financial records, and expanded market access. Continuous support, training, and infrastructure are needed to ensure equitable and sustainable QRIS adoption in rural communities, particularly within the nagari context
Menumbuhkan Kesadaran Literasi Keuangan Sejak Dini melalui Edukasi Investasi Siswa di SDN 07 Alahan Sirih Nabilla Siti Rahmah; Intan Sari
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya tingkat literasi keuangan di Indonesia, khususnya pada anak usia sekolah dasar, menunjukkan pentingnya penerapan pendidikan keuangan sejak dini. Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan pengenalan literasi keuangan yang dilaksanakan di SDN 07 Alahan Sirih, Jorong Alahan Siriah, melalui pendekatan edukatif berbasis praktik. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta pencatatan pengeluaran sederhana. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi langsung terhadap keterlibatan siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan mampu memahami serta mengingat kembali konsep dasar literasi keuangan yang diberikan. Pendekatan visual dan partisipatif terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran awal akan pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia dini. Kegiatan ini menjadi bentuk investasi edukatif dalam membangun karakter finansial yang bijak dan bertanggung jawab di masa depan. The low level of financial literacy in Indonesia, particularly among elementary school–aged children, underscores the importance of introducing financial education from an early age. This community service article aims to describe an introductory financial literacy activity conducted at SDN 07 Alahan Sirih, Jorong Alahan Siriah, using a practical and educational approach. The program focused on basic financial concepts, including the importance of saving, distinguishing between needs and wants, and recording daily expenses. A qualitative descriptive method was employed through direct observation of students’ participation during the activity. The results indicated that students showed high enthusiasm and were able to understand and recall the fundamental financial concepts presented. Visual and participatory learning strategies proved effective in fostering early awareness of financial management. This activity represents an educational investment that contributes to shaping financially responsible and prudent character from a young age